loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Cari Korban KM Sinar Bangun, Prajurit Marinir Dikerahkan ke Danau Toba

Tim Redaksi: Rabu, 20 Juni 2018 | 17:08 WIB



BELAWAN - Sebanyak 27 pra‎jurit dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan I) Belawan dan Lantamal I Belawan dikerahkan untuk melakukan pencarian korban musibah KM Sinar Bangun di Danau Toba.

 Danyonmarhanlan I, Letkol Marinir Abdi Zunanda T‎ambunan, Rabu (20/6), mengatakan, untuk membantu proses pencarian korban musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, pihaknya mengerahkan sebanyak 24 prajurit.

 Seluruh prajurit yang dilibatkan merupakan tim gabungan dari 9 prajurit Yonmarhanlan I, 8 prajurit Denma Lantamal I, 5 prajurit dari Rumkit Lantamal I dan 2 prajurit Pomal Lantamal I.

 Untuk tim yang diberangkatkan melakukan proses pencarian korban KM Sinar Bangun dipimpin oleh Lettu Marinir Lontung Rumapea dengan memiliki tuga dan tanggung jawab masing - masing.

 Prajurit yang diberangkatkan dilengkapi dengan peralatan 1 unit mobil ambulan, 6 set alat selam dan 19 swimfest serta peralatan pendukung lainnya.

 "Metode pencarian untuk korban, akan dilakukan dengan cara proses penyisiran dengan menggunakan perahu karet dan sea rider serta metode penyelaman," kata Abdi Zunanda.

 Dijelaskan orang nomor satu di Yonmarhanlan I ini, proses pencarian akan dilakukan dengan metode waktu yang telah diterapkan, pertama proses pencarian dengan jangka waktu 7 hari kemudian dilanjutkan pencarian dengan waktu 3 hari.

 Proses itu akan diterapkan tim gabungan yang terlibat dalam Tim SAR Marinir. Dengan demikian, titik proses pencarian dapat dilakukan secara maksimal.

 "Pencarian korban akan difokuskan di titik lokasi tenggelamnya kapal, harapannya seluruh korban dapat kita evakuasi," terang Abdi Zunanda.

 Disinggung kendala yang dihadapi, perwira berpangkat dua bunga melati emas ini mengaku, perbedaan air tawar dengan kondisi air laut, dimana air tawar semakin diselami akan menimbulkan keruh pada kedalaman air.

 "Yang jelas, kondisi air yang kita selami makin dalam pasti keruh dan gelap, tapi mudah - mudahan prajurit yang kita libatkan mampu mengatasi kendala ini," sebut Abdi Zunanda. (mu-1)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html