loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Kasus Kompol Fahrizal Masih Diproses Polda Sumut

Tim Redaksi: Selasa, 10 April 2018 | 15:24 WIB



Kasus penembakan yang dilakukan Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Fahrizal (41) terhadap adik iparnya, Jumingan alias Jun (33)‎ ‎hingga tewas dengan enam luka tembakan, masih diproses di Polda Sumut.

Hingga saat ini, Penyidik Polda Sumut masih melengkapi berkas perkara untuk diajukan ke Kejaksaan.

Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting saat dikonfirmasi wartawan terkait kelanjutan kasusnya, Selasa (10/4/2018). 

"Penyidik tengah melengkapi berkas perkara untuk diajukan ke Jaksa," ungkapnya.

Diketahui, dalam kasus ini, pihak kepolisian juga ‎telah melakukan tes kejiwaan terhadap Kompol Fahrizal secara Minnesota Multiphasic Personality Inventory dengan melibatkan dokter kejiwaan, pada Jumat (6/4/2018) lalu. 

"‎Dokter Ahli Jiwa dari Pusdokkes Mabes Polri akan lakukan Test Pemeriksaan Kejiwaan lanjutan terhadap Kompol Fahrizal dan keluarga," kata Rina.

Namun ketika ditanya terkait hasil tes kejiwaan terhadap Kompol Fahrizal, Rina enggan berkomentar.

"Pemeriksaan ahli kejiwaan itu, bukan untuk dipublikasikan," ujar Rina.

Rina menambahkan, pihaknya masih terus mendalami motif penembakan dilakukan oleh Kompol Fahrizal terhadap korban Jumingan yang merupakan adik iparnya sendiri. 

Selain itu, masih dikatakan Rina, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi, terdiri 6 saksi dari tetangga korban dan 4 orang dari pihak keluarga.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu pucuk senpi berjenis revolver, 6 butir selongsong amunisi, 1 butir proyektil, KTA Polri dan 1 buah kartu senpi. 

"Terhadap senjata yang digunakan oleh tersangka F saat terjadi penembakan tersebut, sudah dilakukan uji balistik," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Kompol Fahrizal sebelum menjabat Wakapolres Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), ia pernah menjabat sejumlah jabatan penting di jajaran Polda Sumut.

Jabatan itu seperti Kasat Reskrim Polres Labuhan Batu, Kasat Reskrim Polresta Medan, Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, dan akhirnya menempuh pendidikan Sespim. (Tim)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html