loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Pertunjukan Kesenian Daerah Kabupaten Sergai di PRSU Ke-47 Tahun 2018

Tim Redaksi: Kamis, 22 Maret 2018 | 23:59 WIB



Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman didampingi Wakil Bupati (Wabup) Darma Wijaya hadir untuk menyaksikan Pertunjukan Seni Budaya pada acara Malam Kesenian Daerah Kabupaten Sergai dalam rangkaian Kegiatan PRSU Ke-47 Tahun 2018 di Open Stage Komplek PRSU, Rabu (21/3/2018) malam.

Turut hadir dalam acara pentas seni budaya ini, Sekdakab Drs. Hadi Winarno, MM, Ketua TP-PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, Ketua DWP Ny. Hj. drg. Khairani Hadi Winarno, para Staf Ahli Bupati, Asisten, dan Kepala OPD serta masyarakat Sergai lainnya.

Bupati mengatakan pertunjukan kesenian sangat penting sebagai salah satu upaya melestarikan nilai-nilai luhur budaya bangsa kita agar terbebas dari pengaruh globalisasi dunia yang dapat merusak karakter dan tatanan kehidupan kita.

Bangsa Indonesia akan mengalami krisis mental/karakter yang ditandai dengan hilangnya budaya, adat istiadat dan tradisi leluhur termasuk hilangnya kecintaan kita pada bahasa daerah.

"Sergai merupakan kabupaten yang multi etnis memiliki ciri khas budaya yang beraneka ragam sehingga tidak hanya sektor pariwisata, pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan saja tetapi keberagaman budaya Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat pun dapat diberdayakan secara optimal sehingga mampu menarik investor untuk melakukan kegiatan usaha yang menjanjikan,” katanya.

Dikatakan Bupati, saat ini, Sergai sedang berupaya untuk menjadi salah satu Kampung Pangan di Indonesia, mengingat sektor pertanian kita sangat surplus.

"Istilah Kampung Pangan sendiri merupakan salah satu upaya untuk mendorong masyarakat Sergai agar giat meningkatkan hasil pertanian sebagai sumber pangan dan selalu mencintai makanan tradisional sebagai ciri khas budaya kita," ungkapnya.

Kemudian, Bupati Soekirman mengharapkan melalui pentas seni budaya ini dapat menjadi daya tarik khususnya bagi diri kita sendiri untuk semakin mencintai budaya bangsa, bahkan dijadikan sumber pendapatan daerah.

Ada 6 jenis tarian yang ditampilkan para generasi muda Sergai pada malam pentas seni budaya tersebut diantaranya Tari Jawa (Tari Bocah Gondhang Kasih), Tari Serampang XII, Tari Bali (Asmara Nada), Tari Batak Toba (Tari Pidong Gereja), Tari Zapin Estafet dan Tari Simalungun (Tari Sermadengandengan).

Sebelum membuka acara malam Kesenian Daerah Kabupaten Sergai pada PRSU ke-47, Bupati Soekirman yang didampingi Wabup Darma Wijaya melakukan sesi wawancara on air bersama Radio Republik Indonesia (RRI) Medan di Paviliun Sergai dan di Relay di Radio 92,5 Sergai FM.

Ada sekitar enam pertanyaan terkait keterlibatan Sergai pada PRSU ke-48 Tahun 2018 yang dijawab dan dipaparkan Soekirman dengan penuh rasa suka cita dan harapan yang besar melalui pelaksanaan PRSU akan turut mempengaruhi tingkat investasi terhadap sektor pariwisata dan perdagangan khususnya di Sergai.

Selain menjadi ajang promosi produk-produk unggulan, PRSU juga dapat dijadikan sebagai pusat informasi atas kesempatan berinvestasi di kabupaten yang terkenal dengan objek wisata pantainya tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Soekirman juga menyampaikan harapannya terhadap kabupaten yang memiliki keberagaman budaya tersebut agar kiranya dapat memiliki Wisata Agro dimana para wisatawan diajak untuk tidak hanya menikmati pemandangan saja tetapi juga pengalaman bercocok tanam ataupun memanen hasilnya.

"Tentunya hal ini akan memberikan kepuasan bathin tersendiri bagi wisatawan," harap Bupati. (YR)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html