Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Jokowi Sematkan Pahlawan Nasional Kepada Pendiri HMI

Tim Redaksi: Sabtu, 18 November 2017 | 00:24 WIB

Munas KAHMI ke-10 di Medan


Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Convention Hall Hotel Santika Dyandra Medan, Sumatera Utara, Jumat (17/11/2017).

Munas Ke-10 KAHMI ini dihadiri sedikitnya 3000 alumni HMI dari seluruh Indonesia.
Turut hadir juga, tokoh-tokoh penting yakni Ketua Presidium KAHMI Mahfud MD, Politisi Senior Partai Golkar Akbar Tandjung, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

Dalam Munas ini, Presiden melakukan penyematan gelar Pahlawan Nasional kepada Pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Prof Dr. Lafran Pane.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengaku, proses penyematan Pahlawan Nasional ini karena dirinya mendapatkan bisikan dari tokoh nasional, Akbar Tandjung.

"Kalau saya tidak dibisiki Pak Akbar Tanjung, saya tidak akan tahu. Pak Akbar Tanjung bilang gini, Pak Jokowi, Pak Lafran Pane itu dari Tapsel, nanti akan jadi saudara Pak Jokowi juga. Sorenya langsung saya rapatkan, dan kita putuskan Prof Dr Lafran Pane jadi pahlawan nasional," ungkap Jokowi disambut tepuk tangan peserta. 

Jokowi juga mengaku senang dapat langsung hadir dan membuka Munas ke-10 KAHMI. Sebab, menurutnya, KAHMI diisi dengan orang-orang hebat dan orang-orang pintar.

"Saya senang sekali hadir di tengah-tengah KAHMI. Artinya saya hadir di tengah-tengah orang hebat, orang pintar, tokoh yang hebat di berbagai bidang. Ini semua saya yakini merupakan semangat yang ditularkan dari Prof Lafran Pane," ujarnya.

Sementara, Ketua Presidium KAHMI, Mahfud MD mengatakan, pada Munas ke-10 ini memiliki rasa syukur yang mendalam karena di tengah-tengah hadir Presiden Jokowi.

Mahfud ucapkan terima kasih banyak dengan penganugerahan pahlawan nasional yang diberikan pada Prof Dr Lafran Pane.

"Kami juga berterima kasih yang tak terhingga atas hadiah besar, dalam mengusung Munas KAHMI ke-10 dan penganugerahan gelar pahlawan nasional bagi pendiri HMI. Maka peran HMI semakin kuat posisinya dalam merajut pembangunan bangsa dan pancasila," tukasnya.

Kemudian, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengatakan, KAHMI telah melahirkan figur-figur yang memberikan sumbangsih bagi bangsa dan negara.

"Kami juga berterimakasih pada Presiden yang telah menyematkan pendiri HMI Prof Dr Lafran Pane sebagai Pahlawan Nasional, yang menggelorakan semangat ke-islam-an sejak mahasiswa, yang juga merupakan putra asli Sumut," pungkasnya. (sandy)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait