![]() |
| Foto: Pimpin Upacara Peringatan Puncak HUT TNI ke-81, Danrem 022/Pantai Timur Kolonel (Inf) Sandi Kamidianto SIP MIP Bacakan Amanat Panglima TNI (mol/penrem) |
Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, upacara berlangsung khidmat dan diikuti seluruh personel serta PNS Korem 022/Pantai Timur sebagai wujud dan momentum memperkuat pengabdian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,
Inspektur upacara, Danrem 022/Pantai Timur Kolonel (Inf) Sandi Kamidianto SIP MIP membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang menekankan tingginya kepercayaan rakyat merupakan kehormatan sekaligus amanah bagi TNI.
“Menghadapi dinamika lingkungan strategis dan tantangan yang semakin kompleks, seluruh prajurit dan ASN TNI dituntut meningkatkan kompetensi, kesiapan serta profesionalisme dengan menjadikan PRIMA Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif sebagai budaya pengabdian,"ujar Panglima TNI dibacakan Danrem.
lebih lanjut Danrem membacakan, kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah diberikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib dijaga. Semakin kuat dan semakin modern kemampuan TNI maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul.
“Oleh karena itu, penguatan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan dan profesionalisme sesuai bidang tugas masing-masing agar seluruh sumber daya yang dipercayakan kepada TNI dapat digunakan secara optimal dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya," lanjut Danrem.
Diharapkan, momentum HUT TNI ke-81 ini harus menjadi tonggak dalam memperteguh tekad kita untuk menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil dan makmur.
Berikut penekanan Panglima yang harus dipedomani oleh seluruh prajurit TNI, diantaranya, Pertama, Profesionalisme: kuasai tugas dan tanggung jawab masing-masing, pelihara kemampuan melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis, tingkatkan kompetensi, serta laksanakan setiap tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.
Kedua, Responsif: peka terhadap perubahan di lingkungan tugas, kenali potensi ancaman sejak dini serta bertindak cepat, tepat dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.
Ketiga, Integratif; Bangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, dan mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju, berdaulat, adil dan makmur.
Keempat, Modern; Kuasai Alpalhankam dan teknologi yang menjadi tanggung jawabnya, gunakan secara optimal dan terintegrasi, serta terus tingkatkan kemampuan untuk menghasilkan daya tangkal dan daya tempur yang nyata.
Kelima, Adaptif; Jadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, kembangkan inovasi dan sesuaikan doktrin, pendidikan, latihan serta kemampuan dengan perkembangan ancaman yang ada.
“Laksanakan kelima penekanan tersebut secara konsisten, sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, saat ini dan di masa yang akan datang”.tandas Danrem.
Terlihat hadir dalam upacara Kasrem 022/PT diikuti para Kasi, Kasatdisjan, Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS jajaran Korem 022/Pantai Timur serta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 022 PD l/BB bersama pengurus (penrem/bay)

