![]() |
| Wabup Adlin Tambunan mengalungkan tanda peserta, Senin (29/6/2026).(mol/dok Kominfo) |
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Serdangbedagai H Adlin Tambunan, saat membuka Pelatihan Probity Audit Pengadaan Barang/Jasa, Pelatihan Audit Investigatif, dan Pelatihan Audit Kinerja Berbasis Risiko di Learning Center BPKP Medan, Senin (29/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Adlin menilai penguatan kompetensi APIP menjadi kebutuhan mendesak di tengah semakin kompleksnya tantangan penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, auditor internal pemerintah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan regulasi, teknologi, serta berbagai risiko yang dapat memengaruhi jalannya program pembangunan.
Ia mengapresiasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang secara konsisten mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia pengawasan melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan.
“Pengawasan modern tidak hanya berfokus pada pencarian kesalahan, tetapi harus mampu memberikan rekomendasi yang mendorong perbaikan sistem dan peningkatan kinerja organisasi,” kata Adlin.
Pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu sektor yang rentan terhadap berbagai penyimpangan. Oleh sebab itu, penerapan probity audit menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prinsip transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas.
Selain probity audit, audit investigatif juga dinilai memiliki peran strategis dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan wewenang maupun indikasi kerugian keuangan negara. Sementara audit kinerja berbasis risiko diperlukan untuk memastikan program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ia juga menegaskan APIP saat ini dituntut tidak hanya menjadi pengawas, tetapi juga berfungsi sebagai mitra konsultatif yang mampu membantu perangkat daerah mengidentifikasi risiko dan menemukan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.
“APIP harus hadir sebagai pengawal pembangunan. Mereka bukan sekadar watch dog, tetapi juga quality assurance dan trust advisor yang memberikan nilai tambah bagi organisasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Adlin menyampaikan Pemkab Serdangbedagai terus memperkuat penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), manajemen risiko, pembangunan Zona Integritas, serta peningkatan akuntabilitas kinerja di seluruh perangkat daerah.
Wabup Adlin berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut secara maksimal untuk memperkaya pengetahuan dan memperkuat integritas dalam menjalankan tugas pengawasan.
“Ketika auditor memiliki kompetensi yang baik dan integritas yang kuat, maka upaya pencegahan korupsi dapat dilakukan lebih dini, kualitas pengelolaan keuangan daerah meningkat, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin kuat,” tandasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan Ir Kamaluddin MMA, Inspektur Johan Sinaga SE MAP, serta para peserta pelatihan yang berasal dari unsur APIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai.(HR/HR)

