-->
crossorigin="anonymous">

Pemkab Humbahas Apresiasi Aksi WKRI Jaga Kelestarian Danau Toba Lewat Penuangan Eco-Enzyme

Sebarkan:

 

Staf Ahli Bupati Parman Lumban Gaol menghadiri acara DPC WKRI Humbahas, Selasa (16/6/2026).(Foto: mol/Alfredo Sihombing)
HUMBAHAS | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas) mengapresiasi aksi nyata yang dilakukan Dewan Pimpinan Cabang Wanita Katolik Republik Indonesia (DPC WKRI) Humbahas dalam upaya menjaga kelestarian Danau Toba melalui kegiatan penuangan eco-enzyme di kawasan Danau Toba, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Gereja Katolik St Mikael, Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja ini dihadiri perwakilan Pemkab Humbahas Staf Ahli Bupati Parman Lumban Gaol.

Dalam sambutan Bupati Humbahas yang dibacakan Parman Lumban Gaol, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPC WKRI Humbahas yang menjadikan kegiatan tersebut sebagai program perdana pasca pelantikan pengurus 17 Mei 2026 lalu.

“Aksi nyata ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk menjaga kelestarian Danau Toba sebagai sumber kehidupan, warisan berharga bagi generasi mendatang, serta destinasi pariwisata unggulan,” ujar Parman membacakan sambutan Bupati.

Ketua Panitia Pelaksana Mei Dame Pane menjelaskan, kegiatan penuangan eco-enzyme merupakan bentuk kepedulian WKRI terhadap pelestarian lingkungan hidup. Eco-enzyme yang digunakan diolah dari limbah dapur yang dikumpulkan dan diproses oleh anggota WKRI Humbahas.

“Saya berharap penuangan eco-enzyme ini dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem perairan Danau Toba sekaligus menumbuhkan semangat pertobatan ekologis di tengah masyarakat,” kata Mei Dame 

Sementara itu, Moderator WKRI Humbahas Pastor Siprianus Jegaut SVD menyebut kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari seruan cinta ekologis yang disampaikan Paus Fransiskus melalui ensiklik Laudato Si’.

“Kegiatan ini merupakan implementasi dari seruan cinta ekologis Paus Fransiskus dalam ensiklik Laudato Si’,” ujar Pastor Siprianus.

Ketua DPC WKRI Humbahas Rohani Sianturi bersama Pastor Siprianus juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Humbahas atas dukungan dan kehadiran dalam kegiatan tersebut.

Melalui aksi penuangan eco-enzyme ini, WKRI dan Pemkab Humbahas berharap tercipta kolaborasi berkelanjutan dalam menjaga kelestarian Danau Toba sebagai aset lingkungan, sumber kehidupan masyarakat, dan destinasi wisata unggulan nasional. (as/as)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini