Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra Effendi Capah dan rombongan menyambangi Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Jalan KLY Sudarso, Medan.
Kunjungan Citra Effendi Capah didampingi Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Soeflie Putera serta Kepala Bagian Perekonomian Muhammad Reza Hanafi, guna mengetahui secara langsung kondisi ketersediaan BBM setelah munculnya antrean di sejumlah SPBU yang sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Sales Area Manager (SAM) Retail Medan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Tito Rivanto Marsono dan Sales Branch Manager Ferry Fernando yang menerima kedatangan pihak Pemko Medan
mengatakan, ketersediaan BBM untuk seluruh produk di Kota Medan saat ini masih dalam kondisi aman.
“Ketersediaan stok BBM untuk semua produk, khususnya di Kota Medan, masih dalam kondisi aman dan akan selalu aman. Kami mengharapkan konsumen tidak panik dan melakukan pembelian seperti biasa,” ujar Tito.
Ia juga memastikan pasokan BBM hingga menjelang Hari Raya Idulfitri bahkan setelah Lebaran tetap terjamin.
“Untuk suplai sampai hari Lebaran dan sesudah Lebaran kami pastikan tidak ada kendala. Tidak ada masalah terkait suplai kapal dan sebagainya. Mobil tangki juga akan ada penambahan, begitu juga dengan sopirnya,” katanya.
Termakan Isu
Di bagian lain, Asisten Perekonomian dan Pembangunan mengimbau masyarakat agar tidak termakan isu-isu yang berkembang terkait kelangkaan BBM.
Dengan adanya jaminan dari Pertamina tersebut, masyarakat diharapkan tetap tenang dan melakukan pengisian BBM seperti biasa sehingga kondisi di SPBU tetap normal.
“Kami mengimbau masyarakat jangan melakukan panic buying. Lakukan pengisian BBM seperti biasa agar kondisi di SPBU tetap normal dan tidak terjadi antrean panjang,” ujar Citra.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak membeli BBM secara berlebihan karena dapat memicu antrean dan mengganggu kelancaran pelayanan di SPBU.
Pemko Medan juga mengingatkan para pedagang BBM eceran agar tidak memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga atau melakukan praktik yang merugikan masyarakat. Pengawasan akan dilakukan oleh dinas terkait bersama aparat penegak hukum.
Dengan adanya kepastian dari Pertamina tersebut, masyarakat diharapkan tidak lagi khawatir sehingga distribusi dan pelayanan BBM di SPBU di Kota Medan dapat berjalan lancar.
Antrean Panjang
![]() |
| Antrean panjang di SPBU Nomor 14.202.185, Jalan Panglima Denai (atas) dan SPBU Nomor 14.201.127, Jalan Sisingamangaraja, Medan. (mol/roberts) |
Sementara pantauan Metro-Online.Co, terjadi antrean panjang di dua SPBU. Yakni SPBU Nomor 14.202.185, Jalan Panglima Denai, Kecamatan Medan Amplas dan SPBU Nomor 14.201.127, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas.
Di SPBU Nomor 14.202.185 sekira pukul 10.30 WIB tadi tampak pengendara sepeda motor mengantre sepanjang 100 meter pengguna BBM jenis pertalite. Walau tak sampai 100 meter, antrean juga terlihat di pompa pengisian pertamax.
Pemandangan serupa juga terjadi di SPBU Nomor 14.201.127. Kendaraan roda tiga dan angkutan umum yang akan mengisi pertalite terjebak antrean panjang. Demikian dengan kendaraan roda dua di pengisian pertalite dan pertamax.
Antrean paling panjang diperkirakan sampai 300 meter untuk kendaraan roda empat, enam atau lebih di pinggir Jalan Sisingamangaraja tersebut mengakibatkan arus lalu lintas padat merayap. (ROBERTS/RS)


