-->

Perselisihan dengan Aparat TNI, Warga Blokir Jalinsum di Labura, Ini Penyebabnya

Sebarkan:
LABURA | Warga Desa Gunung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumut melakukan aksi protes di Jalan Lintas Sumatera (Jalimsum), Sabtu (15/8/2020) malam sekira pukul 22.15 WIB.

Informasi yang dihimpun, Minggu (16/8/2020) pagi, dalam aksi protesnya, warga memblokir jalinsum dan membakar ban bekas. Warga memprotes puluhan anggota TNI AD Kompi B 126/KC Damuli yang merusak rumah dan warung warga di Dusun IV-A Palia Desa Gunung Melayu.

Keributan berawal saat anggota TNI mencari seorang warga yang sempat berselisih paham dengan mereka sekitar pukul 21.20 WIB. Kesal tidak menemukan warga yang dicari, oknum TNI tersebut masuk ke rumah warga dan mengobrak abrik seisi rumah. Akibatnya, tiga rumah rusak dan beberapa warga mengalami luka ringan.

Warga tidak mau bernegosiasi untuk membuka jalan sebelum aparat TNI yang membuat keributan di desa meminta maaf dan diproses.

Selang beberapa saat, Dandim 0209/LB, Letkol Inf Asrul Kurniawan Harahap datang ke lokasi. Warga yang sempat emosi akhirnya reda setelah Dandim menampung dan mendengarkan keluhan warga.

Beberapa menit bernegosiasi di tengah kerumunan warga yang emosi, akhirnya warga membuka jalinsum yang diblokir.

Dandim Letkol Asrul mengatakan, peristiwa ini berawal dari perselisihan paham hingga berujung keributan.

Saat ini pihak TNI yang terlibat kerusuhan sedang didata Polisi Militer (PM) dan akan diproses sesuai prosedur yang berlaku.

"Untuk ulah yang dilakukan Kompi B, nanti akan kita proses mulai dari penyelidikan, penyidikan, sampai akar permasalahan. Apabila nanti ditemukan apa yang dilakukan oleh prajurit-prajurit kami dari Kompi B 126/KC, kita berikan sanksi tegas," ujar Dandim.

Dia mengatakan bahwa apabila ada rumah warga yang rusak akan segera diperbaiki.

"Jika ada warga yang terluka, akan langsung diobati ke rumah sakit dan biaya kita tanggung," tegasnya.

"Saya berharap kedua belah pihak saling menahan diri dan insiden ini jangan terulang kembali," kata Dandim.

Kepala Desa Gunung Melayu Saiful Anwar Tanjung membenarkan kejadian itu.

Saiful menjelaskan, kejadian terjadi karena beberapa oknum TNI diduga melakukan perusakan rumah dan warung warga.

"Warga blokir Jalinsum Dusun IV-A Palia, Desa Gunung Melayu. Dandim juga datang tadi malam. Sekarang sudah aman, warga sudah dimediasi," ujarnya, Minggu (16/8/2020) pagi.

Warga bersama aparat telah bergotong royong membersihkan jalan dari tumpukan bakaran ban bekas. Kini, arus lalu lintas kenderaan sudah berjalan normal. (Red)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini