Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Bawaslu Tobasa Buka Pendaftaran Pengawas TPS

Tim Redaksi: Senin, 11 Februari 2019 | 19:52 WIB

Ketua Bawaslu Kabupaten Toba Samosir Juniat Sitorus,S.Sos
Ketua Bawaslu Kabupaten Toba Samosir Juniat Sitorus,S.Sos


TOBASA | ‎Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toba Samosir akan merekrut sebanyak enam ratus dua puluh delapan orang  untuk menjadi Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pada Pemilu serentak 17 April 2019 mendatang.


Ketua Bawaslu Kabupaten Toba Samosir Juniat Sitorus,S.Sos  mengatakan, pada Pemilu 2019 pihaknya akan merekrut sebanyak 628 pengawas TPS. Ratusan orang ini nantinya akan diseleksi dan akan ditugaskan untuk di enam belas Kecamatan yang berada di Kabupaten Toba Samosir.

"sebelumnya, kita sudah lakukan pengumuman pendaftaran mulai dari tanggal 4 Januari hingga 10 Februari. Dan pendaftarannya dimulai dari tanggal 11 hingga 21 Februari 2019 setelah itu akan ada seleksi. Dan tepatnya dimulai dari hari ini," ujar Juniat Sitorus Senin (11/2/2019).

Lanjut Juniat, adapun ketentuan persyaratan Pengawas TPS  tersebut adalah Warga Negara Indonesia, pada saat pendaftaran berusia paling rendah 25 tahun, setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, mempunyai integritas, kepribadian yang jujur dan adil, berpendidikan paling rendah Sekolah Menengah Atas atau sederajat, berdomisili di kelurahan/Desa setempat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan lainnya.


"Pengawasan dimaksud seperti metode kampanye, Alat Peraga Kampanye, saat masa tenang, politik uang hingga hari H pemungutan suara. Bagi putra-putri Kabupaten Toba Samosir yang ingin menjadi pengawas TPS dapat mengambil formulirnya di sekretariat pada Kantor Panwas masing-masing kecamatan sesuai domisili warga mana," jelas Juniat.

Selanjutnya, pada 27 Februari 2019 sampai 1 Maret 2019 akan masuk tahap menerima tanggapan masyarakat. Pada 4 Maret 2019 sampai 6 Maret 2019 memberikan klarifikasi atas tanggapan masyarakat. Pada 8 Maret 2019 sampai 12 Maret 2019 pengumuman yang diterima menjadi pengawas TPS. 25 Maret 2019, mereka yang terpilih dilantik sekaligus ‎juga mengikuti Bimbingan Teknis.

Selain menjadi anggota Pengawas TPS, juga tidak terlibat dengan partai politik. Bekerja dengan profesional, kalau bisa memiliki kendaraan pribadi dan paling utama mempunyai telepon genggam jenis android. Seleksi dilakukan murni, tidak ada kolusi mau pun unsur kedekatan," tambah ketua Bawaslu Tobasa. (OS)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html