![]() |
| Salah satu rumah warga terdampak angin puting beliung, Selasa, (4/8/2026).(mol/dok.BPBD). |
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serdangbedagai Rico Ebtian, Selasa (4/8/2026), mengatakan berdasarkan laporan sementara yang diterima hingga Senin malam, terdapat 10 unit rumah rusak yang tersebar di beberapa kecamatan.
"Data sementara rumah rusak sebanyak 10 unit yang tersebar di beberapa kecamatan. Petugas masih terus melakukan pendataan bersama pemerintah kecamatan dan desa untuk memastikan kondisi di lapangan," ujar Rico.
Rico menjelaskan, proses pendataan masih berlangsung sehingga pihaknya masih menunggu laporan lanjutan dari seluruh camat. Karena itu, jumlah rumah yang terdampak berpotensi bertambah seiring masuknya laporan dari wilayah lain.
"Data masih menunggu pembaruan dari masing-masing camat. Yang terpenting, berdasarkan laporan sementara tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," katanya.
BPBD bersama aparat kecamatan, pemerintah desa, serta unsur terkait telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan sekaligus membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang.
Berdasarkan data sementara, kerusakan rumah tersebar di enam kecamatan, yakni satu rumah di Desa Pergulaan, Kecamatan Sei Rampah. Di Kecamatan Dolok Masihul, tiga rumah mengalami kerusakan, masing-masing satu unit di Desa Pekan Kamis dan dua unit di Desa Blok 10.
Selanjutnya, tiga rumah warga di Desa Sukasari, Kecamatan Pegajahan, juga terdampak. Sementara masing-masing satu rumah rusak tercatat di Desa Bah Siduadua, Kecamatan Serbajadi, Desa Sukadamai, Kecamatan Sei Bamban, serta Desa Pematang Guntung, Kecamatan Teluk Mengkudu.
Meski menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, bencana yang terjadi menjelang petang tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Serdangbedagai.
"Warga Serdangbedagai diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, memperkuat bagian atap rumah yang rentan, serta segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila terjadi kondisi darurat akibat cuaca," Imbau Rico.(HR/HR).

