![]() |
| Foto: Jasad Korban di TKP. Insert: Korban Dievakuasi ke Instalasi Jenazah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar (mol/sek-dbn) |
Kapolsek Dobana, Iptu Rido Valentino Pakpahan SKom MH dalam siaran pers tertulis, Minggu (2/8/2026) malam menjelaskan kronologi temuan jasad korban setelah pihaknya menerima laporan dari warga.
"Kami menerima laporan dari masyarakat ada seorang penumpang bus dari Medan tujuan Sibolga meninggal dunia di pintu keluar Tol Sinaksak," ungkap Rido Pakpahan.
Menindaklanjut laporan, Iptu Rido Pakpahan bersama Kanit Reskrim Ipda Liwusha R Siagian SH diikuti personel Pos Pol Purbasari langsung bergerak cepat menuju lokasi, jasad korban ditemukan dalam posisi terlentang di samping pos security menggunakan jaket hoodie putih dan celana training abu list putih hitam.
Saksi menyebut, korban tiba-tiba terjatuh saat berjalan hendak berpindah ke armada pengganti karena bus yang tumpanginya mengalami kerusakan mesin di pintu keluar Tol Sinaksak. Korban kemudian dievakuasi ke pos security dan dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim medis pengelola jalan tol.
Berdasar keterangan supir bus, tiket korban dipesan keluarganya dari Sibolga, namun petugas loket di Medan sempat menolak keberangkatannya karena korban telihat kurang sehat namun ia tetap memaksa berangkat.
Kata Iptu Rido, hasil olah TKP dan pemeriksaan luar, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan atau bekas penganiayaan. Diduga kuat korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
Jasad kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik pengelola tol ke Instalasi Jenazah RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar untuk diotopsi dan identifikasi guna penyelidikan lanjut.
Dari TKP Polsek Dobana mengamankan barang bukti milik korban, berupa tas sandang berisi lembaran hasil seminar program (Sempro) dan outline skripsi atas namanya. Kemudian obat-obatan, farfum, sepasang sandal, charger serta dua unit handphone android.
Dipaparkan Iptu Rido Pakpahan, pihak keluarga korban telah tiba untuk mengurus proses pemulasaraan jenazah, "Pihak keluarga dengan ihklas menerima kematian korban karena memang almarhum menderita penyakit yang berat. Setelah selesai penanganan oleh pihak rumah sakit, jenazah langsung diberangkatkan menuju Sibolga," sebut Iptu Rido.
Diujung penjelasan, Iptu Rido Valentino Pakpahan menegaskan komitmennya, Polsek Dolok Batu Nanggar akan terus siap siaga dan merespon cepat setiap laporan kejadian di masyarakat dengan semangat pengabdian terbaik, sejalan dengan motto 'Kami Siap, Kami Semangat, Pengabdian Terbaik, Salam Presisi'. (bay/bay)

