-->

Bobby Simanjuntak Dorong Pegawai RSUD Tarutung Utamakan Kenyamanan Pasien

Sebarkan:

 

Direktur RSUD Tarutung dr Bobby Simanjuntak, Senin (31/8/2026).(mol/ist)
TAPUT | Pelayanan rumah sakit tidak cukup hanya mengandalkan ketepatan tindakan medis dan kelengkapan fasilitas. Sikap ramah, kecepatan merespons kebutuhan pasien, serta kemampuan memberikan rasa nyaman menjadi bagian penting dari kualitas pelayanan kesehatan.

Pesan itu disampaikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung dr Bobby Simanjuntak MKM saat memimpin apel pagi yang diikuti seluruh pegawai RSUD Tarutung, Senin (31/8/2026).

Dalam arahannya, Bobby menegaskan bahwa pasien yang datang ke rumah sakit tidak semata-mata membutuhkan obat maupun tindakan medis. Di tengah kondisi kesehatan yang kerap membuat pasien dan keluarga cemas, mereka juga membutuhkan perhatian dan perlakuan yang manusiawi dari seluruh jajaran rumah sakit.

“Pasien datang ke rumah sakit bukan hanya untuk mendapatkan obat dan pelayanan medis. Mereka juga membutuhkan senyuman kita, keramahan kita, dan kecepatan pelayanan yang kita berikan,” ujar Bobby.

Menurut Bobby, hal sederhana seperti senyum dan keramahan petugas dapat memberikan dampak besar terhadap kondisi psikologis pasien. Sikap tersebut, kata Bobby, dapat membantu menciptakan suasana yang lebih tenang bagi pasien maupun keluarga yang sedang menghadapi situasi sulit.

Karena itu, ia meminta seluruh pegawai RSUD Tarutung menjadikan kenyamanan pasien sebagai bagian dari tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Mari tunjukkan keramahan kepada setiap pasien dan keluarga yang datang. Berikan kenyamanan sejak mereka tiba di RSUD Tarutung, sambut dengan baik, layani dengan sepenuh hati, serta berikan informasi yang benar dan mudah dipahami agar mereka merasa nyaman,” tegasnya.

Bukan Sekadar Soal Tindakan Medis

Bobby juga mendorong seluruh pegawai meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan profesionalisme, responsivitas, keramahan, dan empati.

Kualitas pelayanan kesehatan pada akhirnya tidak hanya diukur dari kemampuan tenaga medis maupun fasilitas yang tersedia. Cara petugas berkomunikasi, merespons keluhan, memberikan informasi, dan memperlakukan pasien turut menentukan pengalaman masyarakat ketika memperoleh layanan di rumah sakit.

Arahan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh jajaran RSUD Tarutung bahwa setiap pasien yang datang membawa kebutuhan dan harapan untuk mendapatkan pelayanan terbaik.

Dengan membangun budaya pelayanan yang ramah dan responsif, RSUD Tarutung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi pasien serta keluarganya. (as/as)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini