![]() |
| Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan rapat via zoom sekitar kawasan Danau Toba. (Foto: mol/diskominfo) |
Rakor tersebut dipimpin Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, dengan agenda utama membahas persiapan kunjungan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, dalam rangka percepatan pembangunan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Humbahas .
Selain itu, pertemuan juga membahas upaya menjaga kebersihan kawasan Danau Toba dari tanaman eceng gondok.
Dalam rapat tersebut, para kepala daerah di sekitar kawasan Danau Toba membahas sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah guna mendukung pelestarian lingkungan dan pengembangan kawasan strategis nasional.
Bupati Oloan Paniaran Nababan menegaskan, sinergi antarwilayah di kawasan Danau Toba menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah. Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbahas dalam menyambut kunjungan kerja Presiden RI.
“Saya siap mendukung demi suksesnya pengembangan TSTH2 dan berbagai potensi ekonomi lainnya untuk kemajuan Kabupaten Humbahas,” ujar Oloan.
Menurutnya, pembangunan TSTH2 di Humbahas diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan teknologi pertanian berbasis herbal dan hortikultura yang mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) perwakilan kepala daerah di kawasan Danau Toba, serta Rektor Institut Teknologi Del.
Dari Pemkab Humbahas hadir pula Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Martogi Purba, Kepala Dinas Pertanian Tukka Siahaan, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Melalui rakor ini, pemerintah daerah di kawasan Danau Toba berkomitmen memperkuat koordinasi dalam mendukung percepatan pembangunan TSTH2 sekaligus menjaga kelestarian Danau Toba sebagai destinasi pariwisata dan kawasan strategis nasional. (as/as)

