Heboh di Delitua, Bandar Jula-jula Tak Bayar Uang Anggota

Sebarkan:


DELITUA |
Bandar jula jula berinisial Pt yang bergerak di seputaran pajak Delitua, diduga telah menggelapkan uang puluhan anggotanya. Kasus ini sedang heboh diperbincangkan karena korbannya cukup banyak.

Modus yang dilakukan Pt melakukan dugaan penipuan dan penggelapan itu dengan membentuk jula jula, lalu mencari anggota dengan jumlah variasi  bayaran yang berbeda-beda.

Begitu sudah mendapat anggota, Pt menyuruh anggota mencabut nomor, lalu memberikan buku notes bertuliskan " BUKU PEMBAYARAN JULA JULA PUTRI DIANA JAWAK". 

Selanjutnya Pt mengutip uang bayaran kepada anggota sesuai waktu dan jumlah variasi yang diikuti anggota.

Menurut keterangan anggota, awalnya bandar jula jula Pj itu rutin mengutip uang  bayaran jula-jula itu kepada anggota. Setiap melakukan pengutipan, bandar Pj menulis tanggal dan membubuhkan paraf buku anggota bukti pembayaran. Tapi belakangan ini bandar Pj tak mengutip kepada anggota, dan hal itu dilakukan guna alasan Pj kepada anggota bahwasanya uang belum terkumpul. 

Menurut keterangan salah satu anggota Tinus Tarigan, kalau dirinya sudah hampir Tiga bulan harusnya narik tapi belum dibayar Pj. " Saya udah ada Dua bulan narik bang (awal bulan Mei ) tapi sampai sekarang udah pertengahan bulan Juni belum juga dibayarnya. Padahal uang saya itu ada sekutar 8 jutaan lagi,"  terang Tinus sambil menyerahkan buku notes anggotanya kepada wartawan baru baru ini.

Hal senada juga dikatakan Juwita Br Sembiring warga STM Hilir, kalau dirinya juga merupakan korban penipuan dan penggelapan yang dilakukan bandar jula-jula berinisial Pj. " Saya juga ikut korban penipuan bandar jula-jula itu bang. Pernah saya datangi dia ke pajak Delitua tapi dia tidak merespon seakan-akan dia tak berutang," Kata Juwita Br Sembiring.

Yang tak bisa diterimanya, lanjut Juwita, korban malah disuruh mengadu ke kantor polisi. " Kalau marah-marah kau, itu kantor polisi, katanya sambil menunjukkan Mapolsek Delitua ke aku," terang Juwita.

Selain itu, Ngalemisa Br Tarigan (43)  warga STM hilir juga mengakui dirinya ikut korban penipuan bandar jula jula tersebut. " Saya juga ditipunya bang. Aturan minggu semalam aku narik. Tapi belakangan ini dia enggak ngutip-ngutip lagi. Dan hal itu dia lakukan untuk mengelabuhi anggota yang narik biar ada alasannya tidak membayar uang tarikan anggota," jelas Ngalemisa.

Menurut informasi yang didapat wartawan di lapangan, masih banyak korban penipuan dan penggelapan yang dilakukan bandar jula jula berinisial Pj. 

Dan atas perbuatan bandar Jula-jula Pj, puluhan anggota merasa keberatan dan berencana akan melaporkanya ke Polisi dengan kasus penipuan dan penggelapan.

Terkait itu, bandar jula jula Berinisial Pj yang pernah dikonfirmasi wartawan mengakui dirinya benar belum membayar uang tarikan jula jula anggotanya, namun dirinya menyangkal kalau dirinya menggelapkan.

"Saya bukan ada niat enggak mau bayar bang, tapi tunggu cair pinjamanku dari bank, dan sekarang lagi proses, kalau abang gak percaya abang hubungi abangku," jawab Pj sambil mengirimkan nomor ponsel seseorang yang diakuinya sebagai abangnya.  (Jassa)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini