Pembunuh Pasutri Di Binjai Ditangkap Di Batubara, Ini Motif Pelaku Habisi Nyawa Korban

Sebarkan:





BINJAI | Satreskrim Polres Binjai berhasil menangkap pelaku pembunuhan sepasang suami istri yang ditemukan tewas di kebun tebu PTPN II daerah Tunggurono.

Pelaku pembunuhan Sulistiono (24) merupakan supir truk, warga Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang berhasil diamankan polisi di salah satu warung makan di daerah Kwala Tanjung Kabupaten Batubara, pada Sabtu (27/2/2020).

Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo mengatakan Motif tersangka menghabisi nyawa korban lantaran tidak memiliki uang untuk membeli minyak truk. " Jadi karena pikirannya pendek, dia nekat melakukan aksi begal," jelas Romdhoni saat memaparkan kronologi pembunuhan di Polres Binjai, Selasa (2/3/2021).

Lebih lanjut, Romadhoni menjelaskan kronologi pembunuhan bermula saat minyak truk korban habis disitu timbul niat pelaku. Truk diparkirkan seolah-olah rusak sembari menyiapkan peralatan untuk melakukan aksinya.

Setelah itu, lanjutnya, tersangka berdiri dipinggir jalan untuk menunggu korbannya dengan motif meminta bantuan kepada korban untuk membantunya memperbaiki truknya yang rusak.

“Saat itu pelaku menunjukkan kepada korban truknya yang rusak. Saat korban melihat, tersangka langsung memukul kepala korban menggunakan besi hingga korban Sugiono tewas dan jatuh ke parit,” terangnya.

Setelah menghabisi nyawa Sugiono, pelaku kemudian mendatangi Astuti langsung menyeretnya kedalam parit dan kembali memukulinya dengan berulang-ulang sehingga tidak bergerak kemudian pelaku mengambil dompet Sugianto dari kantong celananya selanjutnya menggeserkan sepeda motor korban ke kebun tebu berjarak 25 meter sedangkan barang belanjaan korban dimasukkan ke dalam truck pelaku

" Setelah itu tersangka pergi dengan menggunakan damp trucknya ke simpang Tunggorono dan memarkirkanya, selanjutnya tersangka menunggu tumpangan untuk kembali ke lokasi kejadian untuk mengambil sepeda motor dan menitipkannya di tempat penitipan di KM.19 Binjai," pungkasnya.

Kapolres Binjai, Romadhoni Sutardjo menjelaskan Tersangka melanggar pasal 340 sub pasal 338 sub pasal 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. " Sesuai LP/127/II/2021/ SPK-T A/Red Binjai tanggal 22 Februari 2021 tentang kasus pembunuhan berencana atau pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang," pungkasnya.(Ismail)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini