-->

Zulham Pelajar Deliserdang Tewas Dikeroyok

Sebarkan:

Jenazah Zulham pelajar SMA warga Kecamatan Batang Kuis korban pengeroyokan dirumah duka .

DELISERDANG |
Zulham seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) warga Dusun III Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara meregang nyawa setelah menjadi korban penganiayaan. Kini jasad korban sudah disemayamkan di rumah duka dan kasus penganiayaan ini masih dalam penyidikan pihak Kepolisian Polsek Batang Kuis.

Informasi dihimpun, sebelum dikabarkan meninggal dunia, pada Kamis malam sekitar pukul 22.00 wib, korban berangkat dari rumahnya dan sempat meminta uang kepada neneknya untuk beli bensin sepeda motor temannya. Diduga korban mendapat penganiayaan oleh sejumlah orang di Lorong VII Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan.

Usai menjadi korban penganiayaan sejumlah orang, korban diantar orang tidak dikenal ke Klinik Puja Dusun III Desa Bakaran Batu Kecamatan Batang Kuis dengan kondisi mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Di antaranya lecet di dahi, benjolan di dahi akibat pukulan benda tumpul, di dada mengalami luka gesekan dan mengeluarkan darah dari hidung. Korban dipastikan meninggal dunia pada Jumat dini hari akibat luka parah yang dialaminya.

Melihat kondisi korban meninggal dunia dengan mengenaskan, isak tangis keluarganya langsung pecah. Keluarganya tak menyangka kalau korban yang masih usia sekolah ini harus menjadi korban pembunuhan keji. Keluarganya mendesak pihak Kepolisian dapat segera menghukum para pelaku pengeroyokan yang menghabisi nyawa korban.

Sementara itu, jenazah korban diserahkan pada pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan otopsi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Kepolisian Polsek Batang Kuis bekerjasama dengan Polsek Percut Seituan kini melakukan penyidikan atas kasus yang menewaskan Zulham Pelajar SMA warga  Kecamatan Batang Kuis ini dan sejumlah saksi saksi sudah dimintai keterangan, begitu juga barang bukti pendukung sudah diamankan untuk proses peyidikan.

Terkait tewasnya pelajar Warga Kecamatan Batang Kuis ini, Kapolsek Batang Kuis AKP Simon Pasaribu SH dalam keterangan persnya Jumat (11/12/2020) membenarkan kejadian tersebut, kuat dugaan kalau korban meninggal diduga kuat akibat penganiayaan.

"Untuk motif belum diketahui dan kasus ini ditangani oleh Polsek Percut Seituan karena TKPnya di sana," pungkasnya.

Zulham pelajar SMA  yang jadi korban pengeroyokan di lorong VII Desa Sri Rotan Kecamatan Percut Seituan selama ini diketahui tinggal dengan neneknya, untuk orang tua laki lakinya sudah meninggal dan ibunya tinggal di Pekanbaru Riau berdagang.(wan)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini