-->

Warga Kota Leluhur Presiden Terpilih AS di Irlandia Ikut Merayakan Kemenangan Joe Biden

Sebarkan:


BALLINA, IRLANDIA
|Joe Biden agak jauh dari Kota Ballina di Negara Irlandia Benua Eropa yang ditinggalkan kakek buyutnya hampir 200 tahun yang lalu, tetapi tidak menghentikan Warga di Kota Ballina untuk merayakan kemenangannya.

Sepupu Joe Biden, Joe Blewitt mengatakan bahwa Kota Ballina yang berpenduduk sekitar 10.000 itu sangat gembira dengan prospek Presiden Joe Biden.

"Sekarang dia akan menjadi Presiden Amerika Serikat, mereka senang, mereka sangat senang, karena salah satu dari mereka adalah salah satu orang paling kuat di dunia,”kata Blewitt.

Selain itu, Blewitt, yang pernah diundang ke Gedung Putih pada tahun 2017 saat Biden dianugerahi Presidential Medal of Freedom dari Presiden Barack Obama ini berharap, dapat mengulanginya lagi saat pelantikan pada Januari mendatang.

"Dia teman yang sangat baik. dia baik untuk diajak bicara saat mengunjungi Ballina pada bulan Juni tahun 2016 lalu. Saat itu beberapa bulan lagi dia menjabat sebagai wakil presiden dan berjanji untuk berkunjung lagi ke Kota ini, jika dia menang atas Trump,"kata Blewitt.

Blewitt juga mengatakan, kemungkinan akan ada alun-alun Joe Biden di Kota Ballina, mirip dengan yang dibangun di Moneygall untuk menghormati Barack Obama ketika dia mengunjungi rumah leluhurnya sendiri di tenggara Irlandia.

Diketahui, Kakek buyut Joe Biden bernama Edward Blewitt beremigrasi bekerja sebagai pembuat batu bata dan sebagai insinyur sipil yang membantu memetakan Irlandia. Dari catatan, Sepuluh dari 16 kakek buyut Biden juga lahir di Irlandia.

Atas kemenagan Biden, Beryl McCrainey Slevin yakni salah satu penduduk asli California AS yang telah tinggal di Ballina selama lebih dari 15 tahun juga berharap, Biden akan dapat menyatukan kembali tanah airnya.

“Saya berharap setelah pemilihan ini kita benar-benar dapat membangun aliansi dengan semua orang di negara ini, karena kita semua adalah orang Amerika dan cita-cita Amerika sangat penting secara global, sehingga menurut saya sangat penting bagi kita untuk bersatu kembali sebagai sebuah bangsa dan melanjutkan pekerjaan membangun impian Amerika untuk semua orang,”kata Beryl.

Beryl juga menyampaikan harapannya, bahwa Biden akan "mengembalikan martabat" ke Gedung Putih dan membantu menyembuhkan masalah rasial yang melanda AS.

"Saya juga merasa sangat yakin bahwa Joe Biden sekarang berada di tempatnya, sekarang dia siap untuk melakukan reformasi peradilan yang serius, reformasi kepolisian secara nasional," katanya.

Disisi lain, euforia Irlandia atas kemenangan Biden, dimana Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin adalah salah satu pemimpin pertama yang memberi selamat kepada Biden atas kemenangannya, menunjukkan sebuah tanda yang jelas tentang seberapa besar arti kemenangan Biden bagi negara tersebut.(Ginda)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini