-->

Petani Madina Terima Benih Bantuan Refocusing Tahap II

Sebarkan:



Kadis TPH Sumut juga Pjs Bupati Madina Dahler Lubis saat menyerahkan bantuan bibit bawang merah dan cabai merah berikut saprodi kepada perwakilan poktan. (MOL/REL TPHSU)


PANYABUNGAN | Sebanyak 10 kelompok tani (poktan) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menerima bantuan bibit bawang merah sebanyak 10 ton berikut pupuk dan alat perangkap hama dari pihak Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sumatera Utara di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Madina, kawasan Desa Darussalam, Panyabungan, Rabu (18/11/2020). 


Selain itu, diserahkan pula bantuan bibit cabai merah sebanyak 120 sachet berikut saprodi kepada sembilan poktan di empat kecamatan.  


Bantuan kepada para petani yang tergabung dalam poktan di tengah pandemi Covid-19 berupa bibit bawang merah, cabai merah berikut saprodi (sarana produksi pertanian, red) ini bersumber dari Dana Refocusing APBD Tahun Anggaran 2020 tahap II.


Demikian Kepala Seksi Sayur dan Tanaman Obat Bidang Hortikultura Dinas TPH Sumut Adri Airil Nasution SP, saat menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada Pjs Bupati Madina Dahler Lubis.


Poktan Melati Desa Simaninggir dan Poktan Subur Desa Simangambat, Kecamatan Siabu, masing-masing mendapatkan 1 ton bibit bawang merah berikut 3 ton pupuk organik, 150 kg NPK, 10 liter pupuk hayati cair dan 40 unit alat perangkap hama. 


Bantuan dalam jumlah serupa juga diterima Poktan Harapan Maju I Desa Huta Bargot Lombang Kecamatan Hutabargot, Poktan Prima Jaya Desa Runding Kecamatan Panyabungan Barat, Poktan Bergiat Desa Pastap Julu Kecamatan Tambangan, Poktan Lestari II Desa Pasar Maga dan Poktan Saba Baru III Desa Bangun Purba, Kecamatan Lembah Sorik Marapi. 


Tiga poktan lainnya di wilayah Kecamatan Panyabungan, yakni Suka Maju IV Kelurahan Dalan Udang, Saroha Desa Gunung Tua Julu dan Membangun I Desa Gunung Tua Lumban Pasir.


Bantuan bibit cabai merah diterima pihak Poktan Mulia Desa Pasar Maga Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Poktan Alumpang Jaya Desa Huta Lombang Lubis Kecamatan Panyabungan Jae. 


Serta enam poktan di wilayah Kecamatan Siabu, yakni Poktan Sejalan Desa Simaninggir, Poktan Makmur III Desa Simangambat, Poktan Melati dan Poktan Karya Bunda Desa Lumban Dolok, Poktan Hasil Bersama Desa Huraba I dan Poktan Seroja Desa Tangga Bosi I, masing-masing sebanyak 12 sachet bibit berikut saprodinya. 


Khusus Poktan Aek Sotul Desa Sayur Mancat Kecamatan Huta Bargot, lanjutnya, dialokasikan bantuan sebanyak 24 sachet bibit cabai merah berikut saprodinya.   


"Setiap kelompok tani penerima hanya mendapatkan bantuan bibit berikut saprodi untuk areal seluas satu hektar saja," urai Adri Airil Nasution di hadapan Kadis Pertanian dan Peternakan Madina Siar Nasution, Tim Inspektorat Provinsi Sumut selaku pendamping dan perwakilan poktan penerima bantuan. 


Dahler Sambut Positif


Pjs Bupati Madina Dahler Lubis menyambut positif bantuan bibit dan saprodi kepada poktan di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya, kebijakan pemerintah melalui dana refocusing atau realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 sangat membantu petani agar tetap melakukan usahatani dalam upaya mendapatkan penghasilan. 


Ia juga mengimbau para petani memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, sehingga ketersediaan pangan di Kabupaten Madina, khususnya bawang merah dan cabai merah, tetap terjaga. 


"Kita harus memanfaatkan bantuan bibit bawang merah dan cabai merah ini untuk menjadikan Kabupaten Mandailing Natal sebagai sentra bawang merah dan cabai merah di wilayah Provinsi Sumatera Utara," tegasnya.    

  

Dahler menyatakan, kebutuhan bawang merah Sumut per bulan mencapai 46 ton. Dari jumlah tersebut, hanya berkisar 41% yang bisa dipenuhi, sehingga bawang merah sangat potensial untuk dikembangkan para petani di Kabupaten Madina. Jika petani serius, bisa menghasilkan 80 sampai 100 ton saat panen dua bulan mendatang dan sebagian disisihkan menjadi bibit lagi untuk penanaman berikutnya. 


Secara terpisah Kepala Bidang (Kabid) Hortikultura Dinas TPH Sumut Bahruddin Siregar mengatakan, penyaluran bantuan bibit dan saprodi tersebut terus dilakukan agar bisa rampung di akhir November 2020. (ROBS/REL)



Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini