-->

Alamak..!!! Supir dan Kernet di Rampok Pintu Tol Belmera Belawan

Sebarkan:
BELAWAN | Perampokan di pitu Tol Belmera Belawan kembali terjadi, kali ini supir dan kernet yang membawa truk bermuatan CPO, diculik lalu dibuang ke Karo, Sumatera Utara.

Sang sopir Sunardi (59) dan kernetnya, Andrean Gunawan (18), dimasukkan paksa ke dalam mobil Innova putih. Empat perampok bersenjata tajam lantas membuang keduanya di Tiga Panah, Kabupaten Karo, Sumut.

Keamanan pengendara di kawasan pintu Tol Belmera terusik. Buktinya, Sunardi harus kehilangan truk Fuso BK 8211 VV yang dikendarainya. Bersama kernetnya, Andrean Gunawan, mereka kemudian dibuang di Desa Mulia Rakyat, Kecamatan Tigapanah.

Kedua warga Jalan Kedondong, Linkungan V, Kelurahan Kedai Ledong, Kecamatan Kisaran Timur, Asahan, ini berhasil ditemukan warga, Rabu (26/8/2020) sekitar pukul 09.30 WIB dengan kondisi tangan terikat dan mulut dilakban.

Selanjutnya kedua korban diserahkan ke petugas kepolisian yang datang tak lama setelah mendapat informasi. “Benar, kita mendapat laporan dari masyarakat jika di jalan menuju perladangan Desa Mulia Rakyat ditemukan dua laki-laki dalam keadaan tangan terikat dan mulut dilakban. Diduga korban pencurian dengan kekerasan,” ucap Kanit Reskrim Polsek Tigapanah, Ipda Fernando Manik

Fernando menambahkan, menurut keterangan kedua korban, awalnya mereka dari Kota Kisaran membawa mobil Fuso BK 8211 VV bermuatan CPO menuju Belawan. Setiba di pintu keluar tol Belmera, truk yang mereka kendarai dipalang Toyota Innova warna silver. Korban melihat empat pria keluar dari Innova. Satu di antaranya membawa senjata tajam (sajam).

Para pelaku lalu mamaksa kedua korban untuk turun dari mobil. Setelah turun, kedua korban diseret dan dimasukkan ke dalam mobil Innova. Di dalam mobil, para pelaku mengikat tangan, menutup mulut serta mata kedua korban dengan lakban. Selanjutnya mobil pelaku meluncur menembus gelapnya malam.

“ Dengan menggunakan mobil Innova tersebut, para pelaku membawa kedua korban ke Kabupaten Karo. Korban lalu dibuang di jalan menuju perladangan masyarakat,” tuturnya.

Warga hanya menemukan kedua korban. Diduga kuat, mobil Fuso bermuatan CPO yang dikendarai korban telah dibawa lari pelaku. Saat ini, kedua korban telah diamankan di Polsek Tiga Panah.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Pelabuhan Belawan untuk penanganan laporan polisi atas perampokan tersebut. “Dikarenakan TKP (tempat kejadian perkara) dugaan perampokan tersebut, terjadi di pintu keluar tol Belmera,” pungkas Fernando Manik.

Sebelumnya, pada hari Sabtu tanggal 15 Agustus 2020 lalu sekira pukul. 16.00 WIB, korban sedang berada di pintu tol keluar Pelabuhan Belawan tiba-tiba pelaku dan rekan-rekannya langsung masuk kedalam mobil trado yang dikemudikan korban sedang kernet korban, Jaka mengisi saldo pembayaran kartu tol.

" Pelaku langsung mematikan kunci kontak mobil, pelaku langsung mencekik leher korban dan meninju wajahnya sambil merampas Handphonenya, bahkan dompet korban berisikan uang Rp 600.000 juga tak luput dari aksi korban," ungkapnya.

Usai merampok korban dan rekan-rekannya langsung kabur, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 3.300.000. (Sigit)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini