-->

Bupati Taput Terima Mahasiswa KKN UNIMED Sebanyak 93 Orang Difasilitasi Rapid Test Gratis

Sebarkan:
TAPUT | Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan didampingi terima audiensi Mahasiswa Unimed yang akan melakukan KKN  (Kuliah Kerja Nyata) di Kabupaten Tapanuli Utara, di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati Taput, Selasa (21/7/2020).

"Sosialisasikan kepada masyarakat desa untuk selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Masalah hand sanitizer sudah bisa kita ciptakan disini, tinggal bagaimana adek adek.kami bisa memberikan kesadaran masyarakat untuk selalu cuci.tangan atau menggunakan  handsanitizer, selalu menggunakan masker ketika keluar rumah dan selalu membersihkan lingkungan rumah dan desa," kata Bupati.

Bupati menyampaikan bahwa Taput juga sudah membenahi rumah sakit Tarutung dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, dengan ruang isolasi yang sudah memenuhi SOP untuk perawatan Covid-19.

"Kita tetap berbenah, kita tetap memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pelayanan kesehatan. Untuk fasilitas umum, seperti tempat ibadah, pesta sudah mulai kita buka dengan protokol kesehatan yang harus dipenuhi," paparnya.

"Saat ini juga kita fokus pada program ketahanan pangan melalui bantuan pemerintah dalam mengolah lahan, mencetak kolam dan memberikan bantuan bibit padi, bibit jagung, ternak dan juga benih ikan. Bagaimana masyarakat tetap bisa  bertahan apabila pandemi Covid-19 ini berkepanjangan. Juga  mewujudkan visi menciptakan Tapanuli Utara sebagai lumbung pangan," sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengimbau para mahasiswa KKN bisa memberikan hal hal positif kepada masyarakat. Juga bisa menjadi duta duta promosi Pariwisata Tapanuli Utara. Bertindak positif, gali dan bagi ilmu sebanyak mungkin selama 20 hari ini. Jaga kesehatan dan juga masyarakat sekitarmu," tandasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Taput juga menegaskan agar para mahasiswa KKN UNIMED ini untuk mendapat pelayanan Rapid Test secara gratis dari Dinas Kesehatan Tapanuli Utara sebelum  berbaur dengan masyarakat.

Bupati Taput juga menghimbau agar para mahasiswa KKN berkordinasi juga dengan ibu ibu PKK, khususnya Jurusan Tataboga. Masyarakat harus mengerti apa yang menjadi hak dan kewajibannya, apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini.(Alfredo)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini