Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Massa AMMPK Sumut Serbu PN Lubukpakam

Tim Redaksi: Selasa, 30 Juni 2020 | 15:32 WIB

UNJUKRASA: Massa AMMPK Sumut saat berunjukrasa ke Pengadilan Negeri Lubukpakam. 

DELI SERDANG | Puluhan massa yang menamakan dirinya Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Kesehatan Sumatera Utara ( AMMPK Sumut) menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu masuk kantor Pengadilan Negeri Lubuk Pakam pada Selasa (30/06/2020).

Aksi unjukrasa ini dikawal ketat petugas Kepolisian Polresta Deliserdang yang dipimpin langsung Kabag Ops Polresta Deli Serdang Kompol Choky Sentosa Meliala, SIK . Informasi dihimpun, pengunjukrasa menuntut perbaikan pelayanan kesehatan terhadap salah satu puskesmas tepatnya Puskesmas Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang yang dalam pelayanan dianggap tidak mampu mengayomi kesehatan masyarakat. 

AMMPK SUMUT melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Lubuk Pakam dan menuntut Pengadilan Negeri Lubuk Pakam untuk menjalankan peradilan yang terbuka untuk umum dan memberikan keputusan yang seadil-adilnya tanpa ada intimidasi dari pihak mana pun.

Pada kesempatan ini Wakil Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Radem Heru Kuntudewo, SH, MH dengan pengamanan dari personil Polresta Deli Serdang menanggapi tuntutan orasi dari aliansi AMMPK Sumut dengan menyampaikan bahwa akan menanggapi segala tuntutan dengan mempersilahkan untuk tetap menggiring dan mengawasi jalannya persidangan yang terbuka untuk umum, namun tetap mengikuti protokol kesehatan.

Kabag Ops Polresta Deli Serdang Kompol Choky Sentosa Meliala, SIK mengatakan bahwa kehadiran Polri khususnya personil Polresta Deli Serdang di tengah unjuk rasa ini guna menjamin kondusitas keamanan selama berlangsungnya unjuk rasa dan juga menjamin ketertiban aktifitas masyarakat di sekitar kantor Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, dan bersikap netral tanpa melakukan intimidasi terhadap pihak manapun.

“Pengamanan yang kita lakukan meminta masyarakat dan juga para pengunjuk rasa menjamin situasi yang aman dan kondusif selama aksi," pungkasnya. Usai aspirasi mereka diterima pihak pengadilan massa membubarkan diri. (wan)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html