Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Jumlah Pengangguran di Kota Padangsidimpuan 4.873 Jiwa

Tim Redaksi: Senin, 29 Juni 2020 | 13:36 WIB

Ilustrasi
PADANGSIDIMPUAN | Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) per Maret 2019 di Kota Padangsidimpuan mengalami menurunan 0,84 % jika dibandingkan dengan tingkat pengangguran terbuka di tahun 2018.

Pada tahun 2018, jumlah penggangguran di Kota Padangsidimpuan mencapai 5.666 jiwa atau sekitar 5,18 % dan jika dihitung berdasarkan jenis kelamin, laki - laki berjumlah 3.524 jiwa dan jumlah pengangguran perempuan sebanyak 2.142 jiwa.

Sementara terhitung per Maret tahun 2019 jumlah pengangguran terbuka tersebut mengalami penurunan dengan jumlah 4.873 jiwa atau sekitar 4,34 %, dengan rincian berdasarkan jenis kelamin, laki - laki berjumlah 3.231 jiwa dan Perempuan berjumlah 1.642 jiwa.

Tidak itu saja, angka partisipasi angkatan kerja di Kota Padangsidimpuan juga mengalami kenaikan 0,31 %.

Pada 2018 angkatan kerja di kota Padangsidimpuan berjumlah 109.473 jiwa atau sekitar 72,59 % dengan rincian yakni laki-laki berjumlah 57.896 jiwa dan perempuan berjumlah 51.577 jiwa.

Kemudian partisipasi angkatan kerja di tahun 2019 mengalami kenaikan dengan jumlah 112.237 jiwa, yakni laki-laki berjumlah 59.587 jiwa dan perempuan berjumlah 52.690 jiwa.

Sementara dari data tersebut, jumlah pencari kerja terbanyak dan terdaftar untuk tahun 2019 di Kota Padangsidimpuan berdasarkan tingkat pendidikan adalah tingkat pendidikan SLTA dengan jumlah pencari kerja 309 jiwa, jika dibandingkan dengan dengan tingkat pendidikan S1 yang hanya jumlah pencari kerjanya sebanyak 201 jiwa.

Kepala Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik (Narwilis) BPS Kota Padangsidimpuan Rahim Brutu kepada Metro-online.co mengatakan, bahwa menurunnya jumlah pengangguran dan angka partisipasi angkatan kerja di Kota Padangsidimpuan tahun 2019 ini adalah berdasarkan hasil survey angkatan kerja.

"Wawancara yang dilakukan oleh BPS Kota Padangsidimpuan langsung melalui door to door ke rumah penduduk," jelasnya, Senin (29/6/2020).

"Data tersebut masih penghitungan di tahun 2019, sementara untuk tahun 2020 sendiri kita masih melakukan penghitungan dan pengelolaan data dan hasilnya akan keluar per Maret 2021 atau bisa kemungkinan dipercepat akhir tahun 2020 bulan Desember ini, karena kita ada program percepatan data," terangnya.

Kemudian jika ditanyakan, apakah angka tersebut akan terus terjadi penurunan, Rahim mengatakan, bahwa hal tersebut tidak bisa dipastikan, karena setiap tahunnya angka tersebut mengalami perubahan.

"Kadang bisa turun dan bisa juga mengalami peningkatan dan harus dilakukan penghitungan," ungkapnya.

Rahim juga mengatakan dari hasil penghitungan angka yang sudah diperoleh berdasarkan sensus penduduk yang sudah dilakukan akan dicetak kedalam bentuk buku, kemudian pihaknya akan menyampaikan hal ini kepada Pemerintah Kota Padangsidimpuan dalam bentuk berita resmi atau diseminarkan.

"Masyarakat Kota Padangsidimpuan juga jika ingin melihat berita resmi tentang statistik kota Padangsidimpuan, bisa melihat atau membuka langsung website BPS Kota Padangsidimpuan di Padangsidimpuankota.BPS.go.id," sebutnya. (Syahrul)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html