Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Warga Sei Lepan Langkat Tuding Lurah Alurdua Baru Mark up dan Manipulasi Volume Rabat Beton

Tim Redaksi: Kamis, 16 April 2020 | 11:11 WIB


LANGKAT - Warga Sei Lepan Langkat tuding Lurah Alurdua Baru melakukan mark up anggaran dan manipulasi ukuran pembuatan rabat beton yang telah selesai dikerjakan di gang Melinda.

Arifin (65), warga Lingkungan Tangkahan Lagan Barat l, Kelurahan Alurdua Baru, Kecamatan Seilepan, Kabupaten Langkat mengatakan, pembangunan rabat beton di gang Melinda, Lingkungan Tangkahan Lagan, Kelurahan Alurdua Baru dipaparkan di plang kerja bahwa ukuran lebarnya 2 meter, namun dikerjakan 1,8 meter dan ukuran panjangnya 396 meter, sementara yang dikerjakan 360 meter dan kini kondisi rabat beton yang baru saja selesai dikerjakan itu sudah rusak dan retak.

Dijelaskan Arifin, dana untuk pembelian material dan upah kerja untuk pembuatan rabat beton di gang Melinda, hanya Rp 170 ribu permeter, jika dikalikan panjang yang dikerjakan 360 meter, maka dana keseluruha yang habis sebesar 61 juta 200 ribu rupiah. "Sementara pagu dana yang tertera di plang kerja 78 juta, maka terdapat kelebihan dana sebesar 16 juta 200 ribu rupiah," sebut Arifin.

Selain itu, pembangunan paving blok di gang Mushola yang baru 5 bulan selesai dikerjakan itu tidak sesuai sebagaimana yang tertera di plang kerja.

"Yang tertera lebar 2 meter namun dikerjakan 1,5 meter, dan panjang 93 meter sementara dikerjakan hanya 70 meter, dan lebar di plang kerja 2 meter sementara yang dikerjakan hanya 1,5 meter, selain itu paving blok tersebut dikerjakan asal jadi," terangnya.

Pembangunan paving blok di gang Musholah, menurut Arifin biaya material serta upah kerja permeternya sebesar 457 ribu.  "Jika dikalikan 70 meter maka terdapat kelebihan anggaran dana sebesar 10 juta 511 ribu rupiah," kata Arifin, sembari mengatakan bahwa warga lingkungan Tangkahan Lagan Baru meminta agar bupati langkat mencopot lurah yang hanya memikirkan pribadi dan golongannya saja.

Sementara itu, Lurah Alurdua Baru, Kecamatan Seilepan, Kabupaten Langkat, Serly Efrianti, S,sos saat dikonfirmasi metro-online.co, Kamis (16/4/2020) mengatakan, kalau seluruh pekerjaan telah sesuai dengan bestek.

"Apa lagi yang salah, semua kegiatan itu dikerjakan tahun 2019 dan semua kerjaan itu sudah diteken laporannya. Dan mengenai ukuran panjang rabat beton di jalan Melinda itu sudah pas, sedangkan paving blok di gang Mushola juga sudah pas ukurannya, dan yang mengerjakan itu Kepling," pungkasnya.

Saat disinggung mengenai besaran anggaran dana Kelurahan Alurdua Baru yang dikelolanya, lurah ini terlihat gugup dan tidak mau menjawab.(Lkt-1).

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html