Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Update Covid-19 di Sumut: Jumlah Pasien Positif Bertambah, PDP Menurun

Tim Redaksi: Minggu, 19 April 2020 | 18:15 WIB

MEDAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Covid-19) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali menginformasikan perkembangan jumlah pasien yang terpapar Virus Corona (Covid-19) di Sumut.

Hingga Minggu (19/4/2020) sore, pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk wilayah Provinsi Sumut kembali bertambah, sebelumnya berjumlah 103 orang, kini menjadi 104 orang.

Demikian diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut Mayor Kes. dr Whiko Irwan, dalam keterangannya, Minggu (19/4/2020) sore.

"Jumlah Covid-19 positif diperoleh penderita dengan hasil masing-masing, dengan PCR (swab tes) sebanyak 81 orang dan hasil Rapid Test (Tes cepat) sebanyak 23 orang," ungkapnya.

Sementara, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hari ini mengalami penurunan dari hari sebelumnya sebanyak 146 orang, kini menjadi 139 orang.

"Lalu, jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 positif sebanyak 10 orang dan pasien positif yang berhasil sembuh sebanyak 13 orang," imbuh dr Whiko.

Dr Whiko menambahkan, angka penderita PDP tersebut bersifat dinamis dan bisa meningkat atau menurun sewaktu-waktu. Jumlah angka PDP akan bertambah bila ada PDP baru yang masuk ke rumah sakit.

"PDP tersebut akan dilakukan pemeriksaan swab PCR. Bila hasil swab PCR positif, maka pasien tersebut akan dikategorikan dalam positif Covid-19 Sebaliknya bila hasil PCR negatif maka pasien PDP tersebut dikategorikan sebagai penderita Non Covid-19," terangnya.

Lebih lanjut, dr Whiko mewakili Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut turut mengucapkan terima kasih kepada para petugas kesehatan dan para donatur yang sudah berperan dalam penanganan virus Corona.

"Berdasarkan instruksi Gubernur Sumatera Utara, bahwa petugas kesehatan yang menangani Covid-19 harus menggunakan APD lengkap. Untuk itu, Gugus Tugas Covid-19 Sumut selalu berupaya untuk mencukupi pengadaan APD baik itu secara mandiri, distribusi dari Kemenkes maupun dari donasi," pungkasnya. (Sdy)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html