Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tiga Ruko di Pasar Tavip Binjai Hangus Terbakar

Tim Redaksi: Sabtu, 18 April 2020 | 13:41 WIB

BINJAI - Tiga rumah toko (ruko) di Jalan Zainal Zakse, Pasar Tavip, Kota Binjai, hangus terbakar, Jumat (17/4/2020) sekira pukul 23.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun nilai kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Ketiga objek yang terbakar itu antara lain kios barang pecah belah milik Robert (42), warga Kelurahan Setia, kios barang pecah belah dan grosir kopi milik Aan Sidikalang (65), warga Kelurahan Bandarsenembah, serta toko sandal dan toko sepatu milik Berlin Sijabat (30), warga Kelurahan Pahlawan.

"Setahu kami, tidak ada informasi tentang adanya korban. Sebab ketiga ruko dalam kondisi tak berpenghuni," ungkap Narwan (28), salah satu petugas jaga malam Pasar Tavip.

Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting, kepada wartawan, Sabtu (17/4/2020) pagi, membenarkan peristiwa itu.

Menurutnya, kebakaran diduga dipicu percikan api akibat hubungan arus pendek listrik.

"Sebelum api membesar, salah satu petugas jaga malam tanpa sengaja melihat ada percikan api dari atas ruko penjual kopi," terang Siswanto.

Namun karena ruko tersebut dalam kondisi terkunci, ditambah lagi banyak perkakas mudah terbakar di dalamnya, membuat kobaran api semakin membesar dan merambat ke 2 bangunan ruko di sebelahnya.

Situasi itu sempat memicu kepanikan warga. Sebab mereka khawatir kobaran api akan merambat dan membakar ruko lainnya. Beruntung delapan armada pemadam api segera tiba untuk melakukan proses pendinginan.

"Korban api pada akhirnya dapat dipadamkan dua jam setelah peristiwa tersebut dilaporkan," ujar Siswanto.

Pasca kejadian itu, personel gabungan dari Polsek Binjai Kota dan Satreskrim Polres Binjai segera melakukan olah tempat kejadian perkara, termasuk mengumpulkan keterangan dua petugas jaga malam Pasar Tavip.

"Terkait taksiran nilai kerugian material, saat ini belum dapat kita kalkulasikan, Sebab para korban belum dapat dimintai keterangannya karena mereka masih shock," tukas Siswanto. (Ismail)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html