Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kodim 0210 TU dan Gugus Tugas COVID-19 Monitor 9 Orang Karyawan Asal Palembang

Tim Redaksi: Minggu, 05 April 2020 | 17:58 WIB



TAPUT - Kodim O210 TU bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 memonitor dan mengecek informasi adanya Sembilan (9) orang karyawan dari dari Palembang yang baru tiba di Tapanuli Utara.

Sembilan (9) orang karyawan tersebut berasal dari Palembang dan menginap di Hotel Diaji Kecamatan Tarutung Taput , dan Unit intel Taput langsung melakukan elisitasi ataupun wawancara agenda kedatangan mereka.

Hal ini dibenarkan Dandim 0210 TU Letkol.Czi. Rony Agus Widodo kepada wartawan, Minggu (5/4/2020)

Dikatakan Rony, pengecekan kedatangan karyawan PT. Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) di Hotel Diaji Tarutung dilakukan Sabtu kemarin pukul 19.00 Wib malam.

" Begitu unit Intel Kodim memperoleh informasi kedatangan 9 (sembilan) orang karyawan asal Palembang yang akan bekerja disalah satu perusahaan di Taput, Saya perintahkan Pasi Inteldim Kapten CTP Sodogoron Situmorang," katanya.

Pasi Inteldim selanjutnya melakukan elitasi/wawancara dan mengkordinasikan dengan pihak Dinkes, Satpol PP, agar karyawan tersebut dites kesehatan.

" Karena protokol kesehatannya bagi orang yang datang dari luar dengan maksud apapun baik itu mengunjungi keluarga apalagi ini bekerja disarankan menjalani isolasi mandiri, apalagi ini dari Palembang," sebut Wakil Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 yang punya tugas mengawasi pergerakan orang keluar masuk Taput.

Isolasi kesembilan orang karyawan asal Palembang oleh Dinas Kesehatan dilakukan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 4 sampai 18 April.

" Kalau mereka sudah lepas/sehat dari masa isolasi mandiri maka sudah boleh bekerja di perusahaan yang akan mereka tuju," ujarnya.

Dandim Rony saat ditanya penegasan selaku garda terdepan mengawasi pergerakan orang keluar masuk, pengawasan ODP dan PDP menyatakan tetap komit.

" Bagi tim yang bertugas diperbatasan saya minta mulai tegas, bila ada orang yang datang kalau hanya 2-3 hari disarankan untuk kembali. Namun bila ingin tinggal dicatat identitasnya, dicek kesehatan. Kalau dia ODP diminta persuasif isolasi mandiri, dan akan dipantau Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tim gugus tugas, " tambahnya.

Rony berharap penerapan protokol kesehatan dijalankan secara tegas sehingga nantinya warga Taput tidak tertular Pandemi COVID- 19.

" Marilah kita disiplin, tinggal dirumah terapkan Social dan Physical Distancing. Kalau datang dari daerah lain apalagi wilayahnya masuk zona merah agar melapor ke pemerintah setempat ataupun gugus tugas. Ini kita lakukan agar daerah ini aman dari wabah mematikan tersebut," ajaknya.

Bupati Taput Nikson Nababan selaku kepala Gugus Tugas menegaskan bila ada masyarakat dari luar daerah agar segera melaporkan ke Gugus Tugas untuk di karantina.

" Khususnya bagi pendatang harus segera di cek kesehatan nya dan di isolasi selama 14 hari," jelasnya.(Alfredo)


Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html