Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Bea Cukai Kualanamu Gagalkan Penyeludupan Ganja dan Barang Ilegal

Tim Redaksi: Senin, 17 Februari 2020 | 17:38 WIB


Deliserdang :  Bea Cukai Kualanamu memaparkan upaya pengagalan penyeludupan narkotika jenis daun ganja dan sejumlah barang-barang ilegal yang tak mempunyai izin masuk melalui Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang di  Aula Kantor Bea Cukai Senin (17/02/2020).

Pemaparan dibawakan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu Elfi Haris  dan dihadiri oleh perwakilan dari BNN Sumut ,Kantor Pos Cabang Tanjung Morawa dan Direktorat Reserse narkoba Polda Sumatera Utara.

Dalam keterangan pers yang disampaikan Kepala kantor Bea Cukai Kualanamu, Elfi Haris menyebutkan kalau pengungkapan kasus upaya penyeludupan narkotika jenis daun ganja berawal dari adanya informasi  intelijen dan tim P2 Bea Dan Cukai Kantor Pos Pasar Baru terhadap barang kiriman yang berasal dari Britania Inggris  dengan penerima barang berinisial EO yang tiba di Kantor Pos Tanjung Morawa pada 07 Februari 2020 lalu.

Barang tersebut diberitahukan dalam Consignment Note (CN) berupa Children Hat .selanjutnya dilakukan pemeriksaan  dengan Ex Ray dan manual hingga ditemukan 1 paket gumpalan  daun berwarna hijau  dan berbau pekat  selanjutnya dilakukan uji lab dan barang tersebut positif mengandung zat adiktif golongan narkoba jenis daun Ganja.

Petugas melakukan pengembangan dengan Kepolisian Polda Sumut dan berhasil meringkus tersangka EO yang merupakan penerima barang kiriman tersebut.

“Tersangka merupakan penerima barang paket ganja kiriman tersebut dan hingga kini pihak Polda Sumut masih melakukan pengembangan kasus ini,”  pungkas Elfi Haris.

Selain penggungkapan upaya penyeludupan Narkoba jenis daun ganja , Bea Cukai Kualanamu juga memaparkan penindakan terhadap 133 kasus  barang larangan yang masuk secara ilegal baik dari barang bawaan penumpang pesawat melalui bandara kualanamu ataupun barang kiriman yang dibawah pengawasan Bea cukai Kualanamu pada  periode januari 2020.

Barang barang tersebut diantara Kosmetik , alat kesehatan ,olahan makanan yang mengandung sibutramin ,sex toys dan lainnya.

Ditegaskan oleh Kepala Kantor KPPBC TMP B Kualanamu Elfi Haris pihaknya semakin berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan  dengan melakukan langkah langkah penguatan sinergitas bersama penegak hukum  dan lembaga lain diantaranya penguatan kegiatan intelijen ,operasi bersama dan dukungan sarana dan prasarana pengawasan serta melakukan pemetaan titik titik  rawan penyeludupan secara konfrehensif. (wan).

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html