Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Spesialis Rampok di Pintu Tol Bandar Selamat Roboh Didor

Tim Redaksi: Jumat, 17 Januari 2020 | 21:04 WIB

DITEMBAK: Tersangka spesialis rampok di pintu tol Bandar Selamat yang ditembak. 

PERCUT-Kedua kaki Wahyu Dwi Adha ,25, warga Jalan Letda Sujono Gang Roso, Medan Tembung didor petugas Unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan.

Sebelum diboyong ke mako, spesialis rampok di pintu tol Bandar Selamat kawasan Medan Tembung ini dibawa  ke RS Bhayangkara untuk menjalani perobatan.

Selain mengamankan pelaku, polisi menyita sebagai barang bukti berupa celana tersangka, emas, uang ringgit, kunci rumah dan hp milik korban.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Aris Wibowo pada Jumat (17/1/20/2020) mengatakan pelaku ditangkap berawal dari laporan korban Nurjanah (39) warga Dusun Kamboja, Desa lau Dendang Kecamatan Percut Seituan. 

Dalam laporannya korban mengaku dirampok saat melintas dekat pintu tol Bandar Selamat, Senin (30/12/2019) malam tahun lalu.

Pelaku merampas tas korban berisi emas seberat 50 gram, 2 unit hp, uang 50 RM (ringgit Malaysia), dan surat penting lainnya sehingga korban mengalami kerugian lebih kurang Rp 30 juta.

Lalu korban membuat pengaduan ke Polsek Percut Sei Tuan.

Dari laporan korban tersebut, petugas Unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi termasuk saksi korban. 

Singkatnya, pada Kamis (16/1/2020) malam petugas mendapat informasi pelaku lagi berkeliaran di seputaran dekat pintu tol Bandar Selamat. Tanpa menunggu waktu, petugas ke lokasi dan dengan mudah meringkus pelaku.

“Pelaku mengaku telah merampok korban dan barang hasil curian telah dijual kepada seorang penadah bernama Asril Hasibuan (41) warga Jalan Pasar VII Tengah, Kelurahan Bantan, Medan Tembung. Lantas petugas mengamankan penadahnya. Wahyu mengaku menjual emas hasil curian kepada Asril seharga Rp 2 juta,” ujar Kompol Aris Wibowo.

Lalu petugas membawa Wahyu untuk dilakukan pengembangan mencari barang bukti lalinnya. Saat itu pelaku mau melarikan diri dengan cara mendorong petugas.

Takut buruannya kabur, petugas melepaskan tembakan peringatan sebanyak dua kali. Tapi tidak diindahkan pelaku maka dengan terpaksa petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki pelaku hingga bandit jalanan ini roboh. Untuk pengobatan, pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

”Habis dari rumah sakit pelaku kita bawa ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Kompol Aris Wibowo seraya menyatakan pelaku mengaku sudah beraksi 10 kali di lokasi yang sama. (ka)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html