Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Terkesan Tak Peduli Masalah Ternak Babi, DPRD Tebingtinggi Akan Panggil Dinas Terkait

Tim Redaksi: Rabu, 11 Desember 2019 | 18:38 WIB

Ketua Komisi II DPRD Tebingtinggi Mangatur Naibaho
TEBINGTINGGI - Komisi II DPRD Kota Tebingtinggi berencana akan memanggil dan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan Pemko Tebingtinggi.

RDP tersebut digelar menanggapi permintaan warga peternak babi di Kelurahan Damar Sari, Kecamatan Padang Hilir yang belakangan ini kerap mengalami kerugian.

 "Kadis Pertanian akan kita panggil, untuk meminta keterangan terhadap keluhan masyarakat peternak babi," ujar Ketua Komisi II Mangatur Naibaho kepada wartawan, Rabu (11/12/2019).

Politisi PDI Perjuangan ini mengaku dirinya sangat prihatin terhadap nasib peternak babi yang mengalami kerugian atas matinya ternak babi akibat virus Hog Cholera, mengingat peternak tersebut yang akan merayakan natal dan tahun baru pasti sangat membutuhkan biaya.

"Keterpurukan peternak babi sudah lebih sebulan, mengingat Desember ini pasti banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Inilah harus segera dicarikan dan diberikan solusinya," kata Mangatur.

Menurutnya, selama ini peternak babi masih menggantungkan sebagian besar perekonomian dengan berternak babi, dan dianggap luput dari perhatian.

"Disaat terkena musibah seperti ini, Pemko Tebingtinggi melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan harus bisa memberikan perhatian serius," tegasnya.

Sebelumnya, Lando Rajagukguk, warga Jalan Purnawirawan, Gang Musyawarah Kelurahan Damar Sari, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, didampingi sejumlah peternak mengaku sangat heran atas kurang seriusnya Pemerintah Kota atas virus ini.

Bahkan, mereka heran sejak datangnya tim dari Dinas Pertanian ternak babi milik mereka bertambah mati. Baik setelah disemprot dan diberi penyuntikan.

"Kami minta agar pihak DPRD Kota Tebingtinggi memanggil Dinas Pertanian untuk dimintai tanggung jawab. Sebab, meski ternak mereka sehat juga tidak pernah dikunjungi pihak Dinas Pertanian, apalagi sedang adanya wabah penyakit ini," pungkasnya. (Sdy)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html