Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Orang Utan Sumatera Selundupan Tiba di Bandara Kualanamu

Tim Redaksi: Selasa, 17 Desember 2019 | 12:04 WIB

DELISERDANG - Seekor orang utan Sumatera berkelamin jantan dengan usia diperkirakan antara 2 sampai 3 tahun hasil penggagalan upaya penyelundupan di Bali tiba di Kargo Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang dengan menumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-010, Selasa (17/12/2019).

Orang utan selundupan ini dibawa petugas BKSDA Bali, dokter hewan dan tenaga medis. Hewan ini merupakan sitaan dari upaya penyeludupan yang dilakukan oleh warga negara Rusia bernama Zhestkov Adrei dan digagalkan oleh petugas pengamanan Bandara Ngurah Rai Bali pada 22 Maret 2019 lalu.

Upaya penyeludupan terdeteksi di ore screening X-Ray nomor 3 Terminal Keberangkatan penumpang Bandara Ngurah Rai Denpasar.

Orang utan dimasukkan kedalam keranjang rotan dan dimasukkan lagi kedalam koper dengan kondisi tertidur akibat di bius.

Pada saat penangkapan juga ditemukan bersamaan dengan hewan lain seperti 2 ekor tokek dan 5 ekor kadal.

Rencanannya hewan seludupan ini akan dibawa ke Vladivostok Rusia dan pengakuan pelaku orang Utan Sumatera di beli dari pulau Jawa seharga 300 USD.

Orang utan Sumatera selundupan ini adalah satwa langka yang dilindungi dan sebelum dikembalikan orang Utan terlebih dahulu dirawat di Bali Safari And Marine Park di Kabupaten Gianyar.

Menurut Kepala Bidang BKSDA Wilayah 1 Sumut Mustafa Imran Lubis yang melakukan penjemputan orang utan di Kargo Bandara Kualanamu menyebutkan, orang utan yang baru diserahkan oleh BKSDA Bali, selanjutnya akan dirawat sementara di Pusat Rehabilitasi orang utan Sibolangit sebelum dilepas ke habitatnya.

"Ini orang utan korban perdagangan ilegal yang akan diseludupkan ke Rusia dan orang utan ini adalah penyerahan dari BKSDA Bali untuk kami rehabilitasi dan dikembalikan ke habitatnya di Hutan Aceh dan Sumut. Kondisi hewan saat tiba di bandara Kualanamu dalam keadaan sehat," pungkasnya.

Usai diserahterimakan oleh pihak maskapai, selanjutnya orang utan berjumlah satu ekor ini langsung dibawa oleh pihak BKSDA ke lokasi rehabilitasi di Sibolangit. (Wan)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html