Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kerjakan Sumur Bor, 2 Pemuda di Paluta Tewas Tersengat Arus Listrik

Tim Redaksi: Rabu, 04 Desember 2019 | 23:19 WIB

PALUTA - 2 orang pemuda warga Desa Sirikki Jae dan Desa Sirikki Julu, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) tewas diduga akibat terkena sengatan arus litrik saat membuat sumur bor, Rabu (4/12/2019).

Peristiwa naas tersebut pertama kali dihimpun redaksi atas informasi dari Lokot Siregar, salah satu masyarakat Desa Pangirkiran, Kecamatan Halongonan atau lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 18.00 WIB.

"Tadi sekitar jam setengah empat (sore) ada 2 orang warga Desa Sirikki meninggal saat mengerjakan galian sumur bor warga desa ini, kejadiannya di jalan arah ke Aek Milas itu bang, tapi mayatnya sekitar dua jam lalu sudah dibawa warga sama polisi pakai mobil warga ke desanya," terang Lokot kepada Metro Online saat melintas di TKP.

Lokot menceritakan, kedua korban yang masih lajang tersebut tersengat listrik saat besi pipa bor yang mereka pegang menyentuh seng atap rumah tempat mereka bekerja.

"Setelah datang polisi, baru kedua mayat itu tadi diangkat (evakuasi, red) menggunakan mobil warga sini, karena katanya mobil ambulans puskesmas Pangirkiran lagi dibengkel dan mobil ambulans puskesmas Hutaimbarupun juga katanya pas lagi keluar," ujar Lokot.

Camat Halongonan Amir Hakim Siregar saat ditemui di Desa Pangirkiran membenarkan peristiwa yang menimpa dua warganya tersebut.

"Kami baru pulang dari sana melayat, kedua korban sudah di rumah duka di Desa Sirikki Jae dan Desa Sirikki Julu, besok mungkin saya kesana lagi, karena besok baru dikebumikan," ungkap Camat.

Terkait keberadaan mobil ambulans di Puskesmas di Desa Pangirkiran (TKP) dan mobil ambulans puskesmas terdekat di Desa Hutaimbaru, Camat Halongonan mengaku bahwa ambulans puskesmas pangirkiran sedang rusak, sedangkan ambulans di puskesmas terdekat di Desa Hutaimbaru, katanya tidak ada supirnya.

Sementara itu, Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar saat dihubungi via selulernya mengakui kejadian tersebut namun redaksi belum menerima informasi lengkap hasil cek TKP nya. (GNP).

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html