Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tak Bayar Iuran BPJS Kesehatan, Siap-Siap Didatangi Kader JKN

Tim Redaksi: Jumat, 15 November 2019 | 18:24 WIB

PADANGSIDIMPUAN - Peserta JKN-KIS BPJS kesehatan akan bersiap-siap didatangi oleh kader Jaminan Kesehatan Nasional atau disingkat Kader JKN, jika tak membayar iuran BPJS Kesehatan.

Dalam hal ini, BPJS Kesehatan akan terus melakukan sosialisasi bahkan penagihan langsung kepada peserta yang saat ini masih menunggak pembayaran premi dan Penagihan langsung ini akan dilakukan langsung oleh para kader JKN.

Namun yang perlu dicatat adalah, bahwa kader JKN yang akan mendatangi langsung peserta JKN-KIS ini bukanlah seperti 'debt collector' yang berkonotasi negatif seperti yang masyarakat bayangkan.

"Kalau dari segi bahasa, sebenarnya benar perannya sebagai debt collector. Tapi berbeda dengan debt collector leasing atau bank." jelas Kabid Penagihan dan keuangan BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan Ghita Priscilia Sidahuruk, Jumat, (15/11/2019).

Ia Juga menjelaskan, bahwa Kader JKN dalam setiap kunjungannya juga bertugas menyampaikan sosialisasi, edukasi, pendaftaran, mengingatkan pengumpulan iuran, dan menerima pembayaran, tanpa biaya administrasi pastinya.

Adapun masyarakat yang kunjungi oleh Kader JKN ini, berdasarkan data yang mereka terima dari BPJS Kesehatan.

"Kader JKN akan langsung mengunjungi peserta JKN-KIS berdasarkan data yang mereka terima, selain untuk mengingatkan pengumpulan iuran yang menunggak, kader JKN ini juga menyampaikan sosialisasi, edukasi, pendaftaran, dan menerima pembayaran," terang Ghita. 

Program ini, kata Ghita, sudah dimulai sejak 2017 yang lalu, seluruh Indonesia dan setiap BPJS Kesehatan Kantor Cabang melakukan perekrutan Kader JKN dari masyarakat secara serentak mulai 2017.

"Untuk daerah kota Padangsidimpuan sendiri, kader kita ada 4 orang dan direncanakan akan ditambah 1 lagi dalam waktu dekat ini. Yang pasti Kader JKN bukan debt collector yang sama seperti kita pikirkan selama ini. Kader JKN sama seperti kita juga masyarakat biasa dan mereka juga peserta JKN-KIS," ucap Ghita.

Ia menambahkan, tujuan keberadaan Kader JKN ini sangat mulia, yaitu memberikan informasi langsung kepada masyarakat peserta JKN-KIS, untuk mengingatkan dan membantu agar peserta mebayar iuran BPJS yang sedang menunggak.

Dijelaskannya lagi, bahwa Peserta yang didatangi kader JKN ini adalah peserta JKN-KIS yang tunggakannya masuk 24 bulan dan yang didatangi tentu saja peserta Penerima Bukan Penerima Upah (PBPU) yang membayar iurannya secara mandiri setiap bulan.

"Selain karena ini kewajiban, kalau kita terlambat bayar iuran kita sendiri yang repot. Kartunya jadi non aktif dan tidak bisa dipakai berobat. Ini lah pesan-pesan yang sebenarnya selalu disampaikan oleh Kader JKN dalam kunjungan kerumah - rumah," ungkap Kabid penagihan dan keuangan BPJS ini.

Selanjutnya pihaknya menghimbau agar masyarakat jangan takut kalau didatangi Kader JKN, mereka membawa solusi bukan masalah. Kalaupun peserta tidak mampu bayar silahkan disampaikan, Kader JKN akan turut membantu peserta mencari solusi terbaik.

"Masyarakat jangan takut jika didatangi kader JKN, mereka datang membawa solusi bukan masalah, dan Kita juga informasikan kepada peserta kader JKN agar resmi memakai topi, jaket rompi, tanda pengenal, dan surat tugas dari BPJS kesehatan, agar kiranya nanti pas didatangi, masyarakat tidak keliru dan resah," pungkasnya. (Syahrul)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html