Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Sekda Asahan Bagi Santunan ke Kaum Dhuafa

Tim Redaksi: Sabtu, 09 November 2019 | 22:45 WIB

ASAHAN - Silaturahmi dan Pengajian Akbar TP PKK Kabupaten Asahan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan MTs Atthoyyibin, Desa Tanah Rakyat, Kecamatan Pulo Bandring dihadiri ribuan kaum ibu pengajian se-Kecamatan Pulo Bandring, Sabtu (9/11/2019).

Acara yang dirangkai dengan penyerahan santunan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi itu diberikan kepada 50 kaum dhuafa dan 50 anak yatim, serta penalih kasih dari Baznas Kabupaten Asahan sebanyak 100 orang fakir miskin.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Asahan Suyono, Asisten II Ekbang Jhon Hardi Nasution, S.Sos, MSi, Plt Asisten Pemerintahan, Asisten Administrasi, OPD, Wakil Ketua TP PKK, Ny Yusnila Indriati Taufik, Danramil 06/Kisaran, Kapten Inf. Zulfan serta pengurus TP PKK Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan dan Desa.

Anggota DPRD Kabupaten Asahan Suyono dalam sambutannya, mewakili masyarakat Pulo Bandring menyampaikan, pertemuan tersebut merupakan momentum yang baik untuk kemajuan kecamatan ini.

"Hal tersebut dibuktikan dengan antusiasme kehadiran masyarakat dan kaum ibu-ibu untuk menghadiri acara pada sore hari ini yang cukup antusias," ucapnya.

Suyono juga berharap, kekompakan masyarakat Pulo Bandring agar dapat terus dipertahankan. Hal ini penting, dalam rangka mendukung program program Pemerintah Kabupaten Asahan, di bawah kepemimpinan Bupati Asahan H. Surya BSc.

"Ibu adalah sosok wanita yang berperan sebagai pelengkap dalam kehidupan rumah tangga antara suami istri, ibu dengan anak, juga antara keluarga dan saudara serta masyarakat. Ibu menjadi cermin baik dan tidaknya sebuah keluarga," ungkapnya lagi.

Kemudian, Sekretaris Daerah Taufik mengatakan, seorang ibu yang baik dan salehah tentu akan mengajarkan hal yang sama kepada anak-anaknya serta mampu menjadi seorang yang menyenangkan dan berbakti kepada suaminya.

"Seorang ibu selalu dibutuhkan, selalu dirasa sebagai sesuatu yang kurang jika tak terdapat sosoknya, dalam keseharian selalu kita dengar mengenai surga berada di bawah telapak kaki ibu. Apakah maksud dari kalimat tersebut? Tentu maksudnya ialah seorang ibu merupakan sosok wanita mulia yang di dalam ridhonya ada surga bagi anak-anaknya," ucap Taufik.

Taufik menambahkan, untuk mewujudkan masyarakat yang religius, sehat, cerdas dan mandiri sesuai visi dan misi Kabupaten Asahan, tentu tidaklah semudah mengucapkan dan membalikkan telapak tangan.

"Diperlukan berbagai upaya yang sistematis, terarah dan terukur dengan berbagai program kegiatan yang mampu mendorong semangat umat untuk terus membangun, seperti apa yang kita lakukan pada hari ini dengan menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dan pengajian akbar dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW," tambah orang nomor 1 di jajaran ASN Asahan ini.

Di saat yang sama, Ustaz Saimin N.K dalam tausiahnya menyampaikan, Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT untuk memperbaiki akhlak manusia dan meneguhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW.

"Bagi seorang mukmin, kecintaan terhadap Rasulullah SAW adalah sebuah keniscayaan, sebagai konsekuensi dari keimanan. Kecintaan pada utusan Allah ini harus berada di atas segalanya, melebihi kecintaan pada anak dan isteri dan kecintaan terhadap yang lainnya," pungkasnya. (Rial)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html