Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Oknum ASN Yang Lakukan Dugaan Penipuan Senilai Rp120 Juta Ternyata Guru SMPN 9 Binjai

Tim Redaksi: Senin, 11 November 2019 | 15:20 WIB


Binjai - Kasus dugaan penipuan yang dilakukan TH terhadap korbannya UK dengan modus dapat memasukkan kerja anak korban sebagai ASN masih terus berlanjut.

Dari informasi yang diperoleh, ternyata palaku dugaan penipuan tersebut merupakan oknum guru senior di SMPN 9 Binjai yang menjabat sebagai Pembantu Kepala Sekolah (PKS) bidang hubungan masyarakat (Humas).

"Iya memang benar TH itu guru senior yang telah mengajar puluhan tahun di SMPN 9 Binjai," terang seorang oknum guru SMPN 9 Binjai saat dikonfirmasi, Senin (11/11/19).

Dikatakannya, saat ini TH mengajar mata pelajaran IPA dan termasuk guru aktif di SMPN 9 Binjai.

"Ibu TH ngajar mata pelajaran IPA di sekolah ini dan dia guru aktif dan termasuk guru paling senior," paparnya.

Sebelumnya, berdalih dapat mengurus masuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), seorang oknum guru Binjai berinisial TH yang berstatus ASN nekat memintai uang sebesar 120 juta rupiah kepada korbannya Umi Kalsum, warga Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai.

Namun, bukan pekerjaan yang di dapat, malahan, uang ratusan juta milik korban hingga saat ini belum juga dikembalikan TH.

Diduga, TH telah melakukan percobaan penipuan dengan modus berdalih dapat memasukkan anak korban menjadi ASN.

Peristiwa ini berawal pada tahun 2018 lalu. Saat itu TH menawarkan diri dan mengaku dapat mengurus agar anak korban bernama LC menjadi ASN.

Awalnya, pada 6 Desember 2018 lalu, TH meminta uang sebesar 50 juta rupiah kepada korban sebagai dana pendahuluan untuk pengurusan masuk ASN.

"Saat pertama itu, dia (oknum guru SMPN 9_red) meminta uang sebesar 50 juta rupiah. Selanjutnya dia minta lagi berulang kali hingga total uang keseluruhan yang dia minta senilai 120 juta rupiah," jelas Umi Kalsum.

Meski uang yang disetorkan kepada TH mencapai ratusan juta rupiah, namun hingga saat ini, anak korban tak kunjung mendapatkan pekerjaan sebagai ASN.

"Sudah hampir satu tahun masalah ini, tapi bukan pekerjaan yang anak saya dapat, malah uang saya ratusan juta hingga saat ini tak kunjung dikembalikan TH. Saya berharap uang tersebut segera dikembalikan, karena dia telah menipu kami," pungkasnya.

Umi Kalsum berharap ada itikat baik TH untuk mengembalikan uangnya. Jika tidak, rencananya, masalah ini akan dilaporkan ke pihak kepolisian. "Kalau tidak dikembalikanya, saya akan laporkan ke polisi, biar hukum yang menindaknya," pungkasnya. (red). 

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html