Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kadisporasu Ajak Anak Yatim Rajin Belajar

Tim Redaksi: Selasa, 26 November 2019 | 21:22 WIB

MEDAN-Ustadz H Yazid Syamsuddin LC, mengajak seluruh umat muslim untuk dapat mencontoh ketauladanan Nabi Muhammad SAW dalam menjalani kehidupan beragama.

Dimana dengan adanya saling menjaga hubungan baik diharapkan kerukunan antar umat manusia dapat terjalin dengan harmonis.

Hal itu dikatakan Ustadz H Yazid Syamsuddin LC di hadapan pegawai dan ASN di lingkup Disporasu saat Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H di Masjid Al-Umaro Disporasu, Selasa (26/11/2019) pagi. 

Diuraikannya lagi, sebagai anak keturunan nabi Adam, penunjukkan Muhammad sebagai nabi dan rasul merupakan satu bentuk penyempurnaan akhlak umat manusia dimuka bumi.

Dan kehadiran Nabi Muhammad yang telah yatim sejak dalam kandungan dan menjadi piatu saat berusia 4 tahun merupakan satu bentuk cobaan yang berhasil dilalui sosok nabi menjadi sebuah ketegaran dan keteguhan seorang anak pilihan yang kelak membawa umat manusia keluar dari kegelapan menuju alam yang terang benerang.

"Nabi Muhammad SAW adalah manusia pilihan Allah yang digariskan Allah SWT menjadi yatim-piatu sejak sebelum lahir dan saat masih balita. Tentunya dari segala yang dilalui Nabi Muhammad, kita umat manusia harus mampu mencontoh segala kebajikan termasuk dapat berbuat yang terbaik bagi umat manusia,"ucap Yazid. 

Sementara Kadisporasu H Baharuddin Siagian menyampaikan nasehat penting pada anak yatim piatu yang hadir di sela-sela Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Rajinlah mengaji dan belajar setiap hari. Meski tidak ada orang tua lagi tetaplah semangat dalam mengongsong massa depan. Saya juga merasakan yatim saat masih SMA dulu. Tapi saat ditinggal ayah untuk selama-lamanya saya tetap semangat untuk berdoa, berjuang dan bekerja keras untuk menapak massa depan," katanya.

Sementara itu Ketua BKM Al-Umaro, Zulham Effendy Siregar mengatakan, pihaknya rutin menggelar kegiatan maulid Nabi Muhammad dan acara keagamaan lainnya di lingkup Disporasu.

Dan pemberian tali asih ataupun sumbangan bagi anak yatim disekitar lingkungan warga sekitar merupakan rutinitas yang wajib kami lakukan.

"Berbagi bersama anak yatim piatu merupakan niatan mulia kami dalam membantu sesama umat muslim yang membutuhkan," tuturnya. (in)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html