Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Plt Gubernur: Sumpah Pemuda Momentum Membangun Bangsa

Tim Redaksi: Selasa, 29 Oktober 2019 | 08:59 WIB


Teks foto : Plt Gubernur Aceh menandatangani ikrar damai usai upacara HSP ke 91
Banda Aceh - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengajak segenap komponen masyarakat Aceh untuk bersatu-padu dalam membangun daerah dan bangsa.

Hal itu diungkap Nova Iriansyah, ketika menjadi inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019, di lapangan Blangadang, Banda Aceh, Senin (28/10) yang diettima Metro, selasa pagi.

Menurutnya, sesuai tema yang diusung diharapkan seluruh komponen masyarakat berkomitmen, setia kepada NKRI dan mendukung pemerintahan dalam menciptakan nondisi Aceh yang aman, damai serta kondusif berinvestasi dalam jangka mensejahterakan masyarakat Aceh.

"Mari dukung pemerintah yang sedang bekerja membangun daerah. Kita dorong suasana kondusif sehingga investasi berkembang dan membawa kesejahteraan bagi rakyat," tuturnya.

Nova juga menyebut, pemuda yang memiliki karakter yang tangguh adalah pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja, pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan tuntas.

Pemuda juga harus memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang mumpuni, serta pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional.

Secara nasional, HSP ke 91 mengusung tema "Bersatu Kita Maju". sesungguhnya, kata Gubernur, diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemuda lah Indonesia bisa lebih maju.

Pemuda untuk Indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia.

"Suara pemuda kerap diasumsikan sebagai suara rakyat, sehingga ada pepatah mengatakan mengingkari peran pemuda dalam pembangunan, berarti mengingkari keberadaan negeri ini," tegas orang nomor satu di Aceh itu.

Selain peringatan HSP ke 91. Dirangkai pula Tabligh Akbar dan Deklarasi Damai, yang dihadiri ribuan peserta.(syaf),






















Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html