Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Bupati Karo : Kita Akan Pipanisasi PDAM Tirtamalem Dengan Dana Rp15 Miliar

Tim Redaksi: Selasa, 13 Agustus 2019 | 16:26 WIB

KARO | Konsultasi regional pulau Sumatera Penyusunan rancangan Awal Rencana pembangunan jangka menengah Nasional (RPJM) 2020 - 2024 yang digelar selasa-Rabu tanggal 13-14 Agustus 2019, pukul 08.30 wib di Hotel Adi Mulia Medan.

Acara tersebut dibuka oleh Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Prof. Dr. Bambang P.S. Brodjonegoro, dan dihadiri Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir, Gubsu Edy Rahmayadi, Bupati karo Terkelin Brahmana, serta para Gubernur/walikota/Bupati Se-Sumatera.

Dalam Sambutan menteri Bappenas yang harus menjadi Pedoman pembangunan Infrastruktur harus didukung sumber daya manusianya, dan harus memperhatikan aspek 5 tahun kedepan sesuai visi misi Indonesia oleh presiden Jokowi, Pembangunan infrastruktur, pembangunan SDM, Mendorong investasi, Reformasi birokrasi, penggunaan APBN.

"Isu sering para Gubernur dan para bupati berkumpul, selalu membahas jalan Tol, yang harus diperhatikan dan diketahui untuk apa jalan tol dibangun? dan apa kegunaanya? Pertanyaan sering kali orang membuat jawaban sangat gampang.padahal yang sangat yang dibutuhkan adalah air bersih dan sanitasi, sebab air rentan dengan kebutuhan manusia,"ungkapnya

Ditambahkannya ada juga yang mengatakan jalan tol bertujuan mengurangi kemacatan, ada yang mengatakan sebagai kelancaran perjalanan bahkan paling populer mempersingkat waktu,semua ini bukan jawaban sebenarnya untuk pembangunan jalan tol, akan tetapi harus mempertimbangkan industriisasi berbasis sumber alam dan konektivitas menjangkau seluruh wilayah Sumatera Utara.

"Disamping itu dengan harapan ekonomi diwilayah Sumatera pertumbuhaannya melesat karena tol merupakan akses menghubungkan simpul perekonomian segala sektor dan teekoneksi dengan pelabuhannya.Kunci utama pembangunan jalan tol adalah investasi ditunjang eksport, keduanya sangat
menjanjikan tapi tidak mudah, sebab investasi bagi investor yang perlu di gerakkan sisi ekonomi-nya, secara otomatis akan menciptakan lapangan kerja,"katanya

Menurutnya, perlunya KPBU ( kerjasama pemerintah Badan Usaha) dalam Penyediaan Infrastruktur untuk kepentingan umum dengan mengacu pada Sektor Parawisata, sebab paling cepat mendapatkan devisa lintas Parawisata.

"Untuk itu, 5 tahun kedepan pemerintah pusat akan fokus dalam pembangunan Mebidangro (Medan, Binjai, Deli Serdang, karo) sesuai komitmen perpres 62 tahun 2011 akan kita sentuh dan skala prioritas untuk percontohan, Bagi propinsi lain nantinya," ujar Bambang Brodjonegoro


Pada kesempatan yang sama bupati karo Terkelin Brahmana usai acara membenarkan terkait Mebidangro menteri sudah mengatakan akan di tindaklnjuti ditahun 2024,.

"Jadi pesan beliau ( menteri bappenas) agar mengutamakan pembangunan air bersih dan sanitasi, belum ada tanda tanda jalan tol Medan - Berastagi akan dibangun, maupun yang lainnya, tadi belum ada dibahas menjurus kesana.Menyikapi air bersih dan sanitasi kita sudah bekerjasama Dirjen cipta Marga kementerian PUPR melalui Balai Prasarana pemukiman wilayah Sumatera Utara untuk perbaikan air bersih PDAM Tirta Malem kita, dimana sudah dianggarkan dana sebesar 15 milyard untuk pipanisasi. Iya, informasinya sekarang sudah ditenderkan oleh Balai prasarana pemukiman wilayah sumatera Utara, tahun 2019 ini akan segera dikerjakan, jika pemenang sudah ditayangkan,"kata Bupati (ms.keloko)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html