Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Harga Tiket Medan-Jakarta Turun di Hari Tertentu

Tim Redaksi: Minggu, 07 Juli 2019 | 14:04 WIB

Kualanamu | Persoalan harga tiket pesawat domestik yang mahal terus menjadi perdebatan. Tarik ulur kepentingan pengusaha dan pemerintah membingungkan masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi udara ,dari mulai penerapan bagasi berbayar dengan batasan maximal gratis 7 Kilogram per penumpang hingga harga tiket pesawat yang melonjak hingga 120 persen.

Kebijakan pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat domestik selalu gamang dari perintah 15 persen ,lalu menurunkan tarif batas atas tetap juga pada prakteknya malah disiasati oleh pihak maskapai . Maskapai malah semakin menekan layanan penerbangan kelas ekonomi dengan alasan full booking dan hanya ada tiket kelas bisnis dengan harga mahal .

Kini keputusan untuk menurunkan harga tiket pesawat hingga 50 persen juga sudah di tetapkan sejak 1 Juli 2019 kemarin dan harga tiket pesawat domestik tampak sedikit turun itupun pada hari hari tertentu dan jam tertentu misalkan di hari Selasa,Kamis dan Sabtu .

Suhardono salah seorang Ageng travel membenarkan kalau harga tiket pesawat domestik sedikit mengalami penurunan sejak beberapa hari lalu .

" Untuk Medan Jakarta yang merupakan jalur favorit tiket LLC itu sekarang Lion Air dikisaran 1,5 jutaan biasanya 1,7 jutaan , untuk maskapai Citilink biasanya 1,8 kini dikisaran 1,6 jutaan ,selain itu untuk rute Kualanamu Palembang Lion air dikisaran 890 ribuan sebelumnya dikisaran 1,2 jutaan begitu seterusnya," pungkas suhardono Minggu 07/07.

Sebelumnya Station Maneger Maskapai Lion Air Group Kualanamu Novi mengatakan kalau mereka pasti akan mengikuti aturan yang ada dan penurunan harga tiket juga sudah dilakukan sesuai ketentuan dan di hari hari dan jam Low season ," Ucapnya.

Sementara itu Junaidi Hamsyah masyarakat pengguna jasa transportasi udara berharap ,hal ini mesti ada ketegasan dari Presiden Jokowidodo karena ditingkat Mentri seperti ada tekanan dan kebijakan tampaknya tak tegas , buktinya perintah dan kesepakatan bersama saja masih bisa diakal-akalin .

" Kami masyarakat sifatnya hanya berharap ada keberpihakan pemerintah untuk layanan transportasi ekonomis bagi masyarakat yang memiliki pendapat
an rendah ,seperti pekerja pabrik ,TKI , Mahasiswa dan lainnya ,lihat Penerbangan Luar Negeri jauh lebih murah dari pada penerbangan domestik," keluhnya.(wan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html