Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Grab Dapat Izin, Sopir Taksi Khusus Bandara Kualanamu Kian Terjepit

Tim Redaksi: Kamis, 11 Juli 2019 | 15:44 WIB



KUALANAMU | Izin Operasional yang diberikan PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu Deliserdang terhadap Taksi online Grab mengangkat sewa di Bandara Kualanamu tak lagi mampu dihambat oleh para sopir Taksi Khusus Bandara. Para sopir taksi konvensional itu pun saat ini mengaku hanya bisa mengelus dada.

Aji Matra salah seorang sopir Taksi Khusus Bandara saat dimintai tanggapan terkait hal ini, Kamis (11/07/2019) sore di terminal Taksi mengatakan, untuk protes dan minta untuk tidak adanya Operasi Taksi online Grab di bandara sudah dilakukan mereka ke instansi terkait.

“Baik pihak bandara, Gubernur Sumut dan DPRD sudah kami lakukan melalui persatuan sopir taksi Isotarban,namun tampaknya tak ada hasilnya toh keinginan kami juga tak bisa dipenuhi jadi kami saat ini hanya bisa pasrah dan Elis dada saja,” ungkapnya.

Meski demikian, Aji juga mengakui, mereka ada juga mendapat tawaran dari pihak pengelola Bandara dan pihak Grab kalau mau bergabung akan diberikan. Tapi sebagian sopir taksi bandara ada yang menolak, tapi ada juga yang gabung ke Grab.

"Saat ini yang tak gabung sekitar 200-an tTaksi ada. Alasannya tak bisa menggunakan aplikasi dan hal lainnya," pungkas Aji.

Saat ini ratusan sopir Taksi bandara yang rata rata sudah puluhan tahun menjadi sopir Taksi Khusus Bandara sejak di Bandara Polonia Medan makin terjepit. Bagaimana tidak? Ddalam sehari-hari belakangan ini, ditambah kondisi bandara sepi akibat tiket pesawat mahal, mereka sangat sulit mendapatkan sewa, paling satu trip satu hari secara bergantian, bahkan ada yang tidak dapet sewa seharian. Sementara kebutuhan ekonomi keluarga mereka harus dipenuhi juga.

Menjawab hal ini, Pengelola Bandara Kualanamu Deliserdang EGM Bayuh Iswantoro mengatakan, pihaknya tetap melakukan upaya dan memberikan kemudahan bagi Taksi khusus bandara. Mereka tetap berkordinasi dengan pihak Grab bila ingin bergabung. “Tentunya kami berharap untuk melakukan musyawarah untuk kelancaran dan keamanan layanan transportasi bandara,” ungkapnya.(wan)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html