Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Oknum Polisi Diduga 'Bermain' BBM Subsidi, Nelayan Pantai Labu Protes ke Dinas Kelautan Deliserdang

Tim Redaksi: Jumat, 10 Mei 2019 | 17:54 WIB



Lubuk Pakam - Puluhan Warga Nelayan pesisir Kecamatan Pantai Labu Deliserdang melakukan aksi protes di Kantor Dinas Perikanan Kelautan Deliserdang di Lubuk Pakam, Jum'at (10/05/19).

Kedatangan para nelayan ini mengeluhkan sulitnya mereka mendapatkan bahan bakar minyak bersubsidi dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan ( SPBN) khusus nelayan di tepat mereka.

Para nelayan ini terpaksa membeli dari luar kecamatan yang jauh untuk mendapatkan BBM untuk sampan sampan kecil mereka ,adapun harga minyak yang dijual oleh pengecer setempat tentunya dengan harga yang lebih tinggi dari harga SPBU.

Warga Nelayan juga melaporkan adanya dugaan oknum kepolisian Polres Deliserdang yang menjadi mafia minyak subsidi didaerah itu, namun mereka tak dapat berbuat apa-apa.

Warga Nelayan berharap pihak Dinas Perikanan dan Kelautan Deliserdang dapat membantu masyarakat nelayan di pesisir pantai labu terutama Desa Bagan Serdang yang hingga saat ini tak kebagian minyak subsidi BBM nelayan dari pemerintah.

Sarmin salah seorang nelayan saat ditemui mengatakan, kalau mereka datang kekantor Dinas Perikanan dan Kelautan Deliserdang untuk menyampaikan Protes dan meminta ada tindakan pada oknum oknum yang menjual BBM subsidi nelayan pada pengusaha pengusaha kilang batu atau kilang padi dan lainnya didaerah tersebut.

" Kami nelayan tak pernah kebagian BBM subsidi nelayan di Desa kami justru pengusaha pengusaha yang menikmati BBM subsidi nelayan tersebut," pungkasnya.

Untuk menerima aspirasi masyarakat Nelayan. Diterima oleh pegawai Dinas Perikanan dan Kelautan Deliserdang diwakili oleh Kepala Bidang pengawasan perikanan tangkap Meri ,yang meminta data kongkrit dari Nelayan terhadap jumlah sampan yang ada di daerah mereka agar bisa di tindak lanjuti sesuai kebutuhan para nelayan.

Sementara itu, terkait dengan dugaan keterlibatan oknum polisi berinisial SS yang bermain mencari keuntungan dari minyak BBM subsidi  di Kecamatan Pantai Labu, Kapolsek Beringin AKP Bambang H.Tarigan SH mengatakan kalau oknum polisi berinisial SS yang dimaksud tidak bertugas di Polsek Beringin. Namun pihaknya akan melakukan penyelidikan atas informasi yang dimaksud.

" Kami akan melakukan penyelidikan atas informasi tersebut," pungkasnya.

Sementara itu Ahmadi salah seorang Tokoh masyarakat di Daerah itu merasa prihatin dengan hal yang di alami masyarakat nelayan Pantai Labu. 

Menurutnya Pemerintah sudah memberikan jalan subsidi BBM untuk para nelayan namun masih juga ada oknum oknum yang memanfaatkan subsidi BBM yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin.

"Memang nelayan di Pantai Labu ini sangat banyak hingga subsidi BBM nelayan yang diberikan tidaklah dapat mencukupi semua karena kuota dari SPBN yang ada juga sedikit, tapi mestinya aparat kepolisian melindungi hal ini bukan menimbulkan asumsi yang negatif di masyarakat," ujarnya.

" Ini bukan hal baru tapi sayangnya belum juga ada kesadaran dari pihak terkait ,nelayan pantai Labu banyak yang terpaksa keluar kecamatan ke Lubuk pakam untuk mencari BBM subsidi bagi sampan sampan mereka ," ujarnya.( Wan).


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html