Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Hadapi Idul Fitri, Polres Simalungun Gelar Rapat Koordinasi

Tim Redaksi: Selasa, 28 Mei 2019 | 21:46 WIB


Simalungun - Polres Simalungun gelar rapat koordinasi lintas sektoral, Operasi Ketupat Toba 2019 membahas kesiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1440 H di Aula Andar Siahaan Mapolres Simalungun, Selasa (28/5/2019), usai gelar apel pasukan.

Rapat koordinasi untuk melihat kesiapan masing-masing instansi menjelang, pada saat dan setelah Hari Raya Idul Fitri 1440 H diberi sandi "Operasi Ketupat Toba 2019", dilaksanakan selama 13 hari. Terhitung sejak Rabu tanggal 29 Mei 2019.

Dalam sambutannya, Kapolres Simalungun AKBP M. Liberty Panjaitan, S.I.K.,M.H mengharapkan kepada masing-masing instansi agar mendukung dan mempersiapkan sarana dan prasarana serta dapat mendukung Polres Simalungun dalam pelaksanaan pengamanan sehingga pelaksanaan perayaan hari Raya Idul Fitri 1440 H di Wilayah Kabupaten Simalungun dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Ada 9 (Sembilan) Pos Pengamanan yang akan didirikan, antara lain 8 (delapan) Pos Pengamanan yakni Pos Pam Jalan Medan-Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok, Pos Pam Sipef Kecamatan Gunung Malela, Pos Pam Perlanaan Kecamatan Bandar, Pos Pam Simpang Tangsi Kecamatan Tanah Jawa, Pos Pam Simpang Palang Kecamatan Dolok Panribuan, Pos Pam Pelabuhan Tiga Ras Kecamatan Dolok Pardamean, Pos Pam Saribu Dolok Kecamatan Silimakuta, Pos Pam Bukit Indah Simarjarunjung Kecamatan Dolok Pardamean.

Selain itu, ditambah 1 (satu) Pos Pelayanan yang terletak di Parapat Kecamatan Girsang Sipangan bolon.

Dimasing-masing Pos Pengamanan tersebut, selain personil Polres Simalungun, akan dibantu oleh personil dari instansi terkait yaitu dari personil POM/KODIM, Personil Brimob Sub Den II Pematang Siantar, Sat Pol PP Kabupaten Simalungun, Dishub Kabupaten Simalungun, Dinkes Kabupaten Simalungun dan Pramuka.

Perayaan Idul Fitri sudah menjadi tradisi masyarakat khususnya umat Muslim yang merayakan, untuk mudik dan saling kunjung ke rumah sanak saudara untuk bersilahturahmi. Sehingga terjadi peningkatan aktivitas masyarakat yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas, laka lantas, terjadinya tindak pidana khususnya pencurian, perampokan, pembongkaran rumah pada saat ditinggal mudik, meningkatnya kebutuhan pokok masyarakat, meningkatnya kebutuhan BBM, meningkatnya penggunaan arus listrik.

Tentunya hal tersebut harus ada persiapan yang matang dari masing-masing instansi, sehingga tidak akan menimbulkan gejolak ditengah-tengah masyarakat khususnya umat Muslim yang merayakan Idul Fitri 1440 H dapat merayakan dengan aman, tertib, lancar dan penuh hikmat.

Nantinya Pengalihan arus di Kota Wisata Parapat dilakukan dengan situasional ( Stagnan) dan guna pengalihan arus untuk kepentingan masyarakat umum dan selama pelaksaanaan Pengamanan lebaran 1440 H Personil Polres Simalungun tidak diberikan cuti ataupun ijin.

Personil Polres Simalungun yang terlibat dalam Operasi Ketupat Toba 2019 sebanyak 454 orang dan instansi terkait yakni TNI 18 orang, Pemadam 15 orang, PU 4 orang, Sat Pol PP 18 orang, Dishub 18 orang, Dinkes 18 orang, dan Pramuka 18 orang.

Sementara untuk target Operasi Ketupat yang harus diprioritaskan diantaranya masyarakat yang berbelanja untuk keperluan lebaran, masyarakat yang melakukan takbiran, masyarakat yang melaksanakan kegiatan mudik dan balik, masyarakat yang merayakan Idul Fitri
dengan rekreasi, wisata, silaturahmi, supir, pengemudi angkutan umum, masinis, pilot, Kapten kapal, teroris,  pelaku kriminalitas, premanisme, residivis, Ormas yang melakukan sweeping. (JS). 

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html