Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Antisipasi Virus Cacar Monyet, KKP Tingkatkan Pemeriksaan Penumpang

Tim Redaksi: Selasa, 14 Mei 2019 | 19:25 WIB



Kualanamu - Antisipasi masuknya virus cacar monyet membuat Kantor Kesehatan Pelabuhan Dinas Kesehatan di Terminal Kedatangan Penumpang Luar Negeri Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang terus meningkat pengawasan pada penumpang pesawat yang datang dari Luar Negeri khususnya Singapura.

Petugas tak ingin kecolongan kalau virus cacar monyet itu sampai masuk melalui Bandara Internasional Kualanamu.

Petugas terus memantau dengan termal scan untuk mendeteksi suhu badan para penumpang yang baru tiba di bandara Kualanamu sebelum melakukan pemeriksaan Imigrasi dan Bea Cukai.

Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan  (KKP) Satker Kualanamu dr M Sofyan Hendri mengatakan sampai sejauh ini pihaknya  belum menemukan atau mendeteksi pengidap cacar monyet (Mongkeypox) baik suspek, maupun terkena langsung  pada penumpang pesawat via Bandara Kualanamu International Airport (KNIA).

Pun demikian, pihaknya tetap siaga untuk mengantisipasi masuknya  penularan  virus  berbahaya tersebut  dengan cara melakukan antisipasi dini termasuk memasang dua alat pendeteksi  pengukur suhu tubuh (Termosscen) di area terminal kedatangan International.

Selain menyiagakan termalscan, pihaknya juga   menempatkan  8 orang petugas dokter KKP, ditambah petugas  yang tergabung didalam  Customs, Imigrasi dan Querantine (CIQ) serta dari pihak PT  AP II Bandara Kualanamu.Ini bertujuan untuk memperketat  masuknya penularan virus berbahaya tersebut. Apa lagi KNIA salah satu pintu masuk warga ke Singapura,  tempat pertama kali ditemukan  virus  Mongkeypox.

Disoal  penularan virus membahayakan tersebut, menurutnya  bisa lewat pernapasan, bersentuhan (salaman) atau melalui keringat. ”Ciri yang terdampak virus  mongkeypox, suhu bandanya panas  diatas 38 derajat celsius, kemudian ada ruang pada kulitnya seperti model cacar.” jelasnya.

Pada akhirnya, kita berharap virus yang sudah menelan korban di  Singapura  pada seorang warga Nigeria diharapkan tidak  berdampak ke Sumut. Dan kita terus melakukan pencegahan sedini mungkin apa lagi KNIA salah satu pintu masuk ke Singapura.(wan).


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html