Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Soal WNA Masuk DPT, Ini Tanggapan TKD Jokowi-Ma'ruf dan BPD Prabowo-Sandi Deliserdang

Tim Redaksi: Jumat, 08 Maret 2019 | 15:26 WIB

TKD Deliserdang
TKD Deliserdang


LUBUK PAKAM | Ketua Tim Pemenangan TKD Jokowi Ma'ruf Deliserdang Misnan Aljawi optimis kalau mereka akan mampu mersih suara sebanyak 60 persen dari masyarakat Kabupaten Deliserdang dengan sejumlah program kerja pemerintah yang mereka tunjukkan pada masyarakat.

Terkait adanya temuan WNA yang memiliki DPT, katanya, mereka menyerahkan mekanisme dan aturannya pada KPU sebagai penyelenggara pemilu dan kami tak akan berspekulasi apapun karena untuk tim TKD Jokowi Ma'ruf konsen pada pemenangan Capres Jokowi Ma'ruf.

Sementara itu hal berbeda tanggapan di kubu Capres Prabowo Sandi Terkait adanya temuan 10 Warga Negara Asing (WNA) yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Katanya hal ini membuat Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Deliserdang juga geram. Temuan itu membuat mereka semakin memperkuat sikap untuk memonitor masalah DPT yang tercatat di KPU Deliserdang.

"Kami tetap mencari informasi adanya pemilih haram di DPT Deliserdang. Dan hingga kini kami merasa diincar dari segala kemungkinan untuk membendung kemenangan 02 yang sudah tidak lagi bisa dihambat," kata Agus salah seorang pengurus Badan Pemenangan Kabupaten Deliserdang, Jumat.

Sikap dari BPN Prabowo-Sandi di Deliserdang atas temuan adanya WNA masuk DPT dirasa sangat menyinggung kedaulatan negara yang merdeka. Karena bangsa sendiri telah diinjak-injak oleh bangsa asing.

"Dulu kami persoalkan masuknya begitu banyaknya tenaga kerja asing dan Jokowi menolak dan menghindar dengan bermacam alasan. Lalu sekarang mereka (WNA) sudah menerjang lebih dalam lagi. Bukan hanya kesempatan kerja yang mereka rebut dan duduki, bahkan DPT sudah mereka rebut dan duduki," katanya.

Lanjut Agus ia ingin mengingatkan bahwa pendiri bangsa merebut kemerdekaan dengan keringat dan darah. Untuk itu jangan demi kemenangan Pilpres maupun Pileg, kedaulatan bangsa digadaikan.


"Saya mau mengingatkan pihak sebelah, bahwafounding fathers ini merebut kemerdekaan dengan keringat dan darah. Janganlah demi kemenangan Pilpres dan Pileg, kemudian kedaulatan ini digadaikan," katanya.

Sebelumnya, Ketua KPU Deliserdang Boby Indra Prayoga saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan kalau KPU Deliserdang belum menerima atau memberikan DPT pada WNA.(wan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html