Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Satma AMPI Kota Binjai Demo Proyek Air Senilai Rp32 Miliar di Kelurahan Tanah Merah

Tim Redaksi: Rabu, 06 Februari 2019 | 11:03 WIB

Satma AMPI Kota Binjai Demo Proyek Air Senilai Rp32 Miliar di Kelurahan Tanah Merah
Satma AMPI Kota Binjai Demo Proyek Air Senilai Rp32 Miliar di Kelurahan Tanah Merah
BINJAI|Puluhan orang dari Satuan Mahasiswa  Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Satma AMPI) Kota Binjai melakukan aksi demo di depan Proyek Pembangunan inteke dan Jaringan air Baku Mebidang dengan nilai proyek sebesar Rp 32 Miliar lebih yang dikerjakan PT Sumber Cipta Yoenanda yang berada di jalan gunung sinabung,  Kelurahan Tanah Merah,  Binjai Selatan,  Rabu (6/2/2019).

Dengan menggunakan toa dan spanduk dan kertas karton yang bertuliskan proyek ini di duga cacat muta dan kualitas,  ki meminta KPK mengusut proyek ini.

Selain itu para peserta aksi juga menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu nasional pada mu negri

Kordinator Aksi Fahrudin Koto dan Zulham mengatakan aksi demo meminta penjelasan kelompok kerja dari BWS Sumut terkait pengerjaan proyek Bak Penampungan air.

" kami meminta kontraktor dan konsultan menjelaskan tentang pembangunan proyek Bak Penampungan air.  Karena kami menduga proyek yang dikerjakan akan mengalami kebocoran karena bahan yang tidak sesuai mutu dan anggaran, " katanya.

Para pendemo juga menduga proyek Bak Penampungan air mengelabui masyarakat karena tidak adanya plang proyek.


" kami ingin KPK mengusut proyek ini,  Jika aksi kami hari ini tidak didengarkan maka para peserta akan membawa masa lebih banyak lagi, " katanya.

Pantauan wartawan saat Satuan Mahasiswa  Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Satma AMPI) Kota Binjai melakukan aksi demo pihak kontraktor baru memasang plang proyek namun tidak ada nilai proyeknya.

Hingga berita ini dimuat redaksi, belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari rekanan termasuk pihak berkompeten lainnya.  (Ismail)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html