Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

PC NU, GP Ansor, Rijalul Ansor dan Banser Palas Deklarasikan Pemilu Damai 2019

Tim Redaksi: Rabu, 27 Februari 2019 | 15:23 WIB

Ratusan massa dari PC NU Palas, PC GP Ansor Palas, Rijalul Ansor Palas dan Satkorcab Banser Palas deklarasikan Pemilu Damai 2019, tolak ujaran kebencian dan anti hoaks.
Ratusan massa dari PC NU Palas, PC GP Ansor Palas, Rijalul Ansor Palas dan Satkorcab Banser Palas deklarasikan Pemilu Damai 2019, tolak ujaran kebencian dan anti hoaks.
PALAS|Sejumlah pengurus Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC) Kabupaten Padang Lawas bersama sejumlah Pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Palas dan ratusan pasukan Satuan Kordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kabupaten Palas, secara bersama-sama mendeklarasikan Pemilu Damai tahun 2019, tolak ujaran kebencian dan anti hoaks.

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris PC NU Palas, H. Ahmad Sanusi Daulay, SAg didampingi Sekretarias PC GP Ansor Palas, Hadi Junaidi Hasibuan, Ketua Rijalul Ansor Palas, Harkan Siregar dan Kepala Satkorcab Banser Palas, Maulana Syafi'i, SHI kepada wartawan, Rabu (27/02/2019).

"Kami dari pengurus PC NU Palas bersama pengurus PW GP Ansor Sumut, pengurus PC GP Ansor Palas dan ratusan pasukan Satkorcab Banser Palas telah mendeklarasikan dan mengajak kepada masyarakat Palas, mari kita jaga, agar pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019 berlangsung dengan tertib dan damai," ucap Sanusi.

"Selain itu, kita juga mengajak kepada segenap lapisan warga masyarakat dari berbagai elemen, suku, tokoh adat dan tokoh agama yang tersebar di daerah Palas ini, untuk menolak dengan tegas segala bentuk ujaran kebencian dan hoaks," timpal Hadi J.

Menurut mereka, bentuk-bentuk kegiatan ujaran kebencian dan penyebarluasan informasi hoaks di masyarakat luas, dapat menimbulkan gejolak sosial di tengah masyarakat kita, dan dapat mencederai kedamaian dalam proses pemilu.

"Pemilu yang merupakan pesta demokrasi setiap lima tahun sekali ini, haruslah kita jaga bersama-sama kemurniannya dari segala bentuk ujaran kebencian dan informasi hoaks, yang menjurus ke salah satu calon," sebut Harkan.


Oleh karena, tambah mereka, sudah menjadi kewajiban bagi semua pihak dan semua elemen di republik ini untuk bersama-sama mencerdaskan warga masyarakat agar tidak terprovokasi dengan bentuk ujaran kebencian dan informasi hoaks.

"Mari kita wujudkan Pemilu Serentak tahun 2019 dengan damai, jurdil dan bermanfaat, untuk mewujudkan negara yang berdaulat dan kuat," ajak mereka.(pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html