Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Harusnya Berlaku Mulai 8 Februari 2019, Tapi Citilink Tunda Kebijakan Bagasi Berbayar

Tim Redaksi: Selasa, 05 Februari 2019 | 15:29 WIB

Harusnya Berlaku Mulai 8 Februari 2019, Tapi Citilink Tunda Kebijakan Bagasi Berbayar
Suasana aktifitas di counter chek in Citilink di Bandara Kualanamu


KUALALANAMU | Maneger Station Citilink Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang, Defri, Selasa (05/02/2019) siang mengatakan, pihaknya akan melakukan penundaan kebijakan Pemberlakuan tarif bagasi berbayar yang semestinya diterapkan pada 08 Februari 2019 nanti.

“Penundaan kebijakan pemberlakuan tarif bagasi berbayar itu disampaikan oleh direksi Citilink Indonesia kantor pusat melalui surat edaran yang kami terima,” katanya.

Citilink Indonesia menunda kebijakan pemberlakuan bagasi berbayar yang semula sudah disampaikan kepada publik akan diterapkan pada tanggal 8 Februari 2019 dengan merujuk kepada koordinasi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

"Citilink mengapresiasi arahan dari Kementerian Perhubungan RI dan akan menunda pemberlakuan kebijakan bagasi berbayar," kata Defri.

Pemberlakuan pengenaan biaya bagasi ini akan menunggu hasil evaluasi atau kajian lebih lanjut dari Kementerian Perhubungan RI, untuk kemudian disosialisasikan lebih lanjut kepada masyarakat.


Namun, sosialisasi mengenai rencana pengenaan biaya bagasi berbayar masih terus dilakukan sebagai langkah edukasi kepada masyarakat atas kebijakan yang didasari oleh PM 185 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

"Diharapkan dengan penundaan penerapan kebijakan ini dapat memberikan waktu sosialisasi kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu dampak mahalnya harga tiket pesawat domestik dan pemberlakuan bagasi berbayar oleh maskapai Wings Air dan Lion Air, menghilangkan gairah masyarakat untuk bepergian menggunakan transportasi udara. Alhasil aktivitas penerbangan di Bandara internasional Kualanamu Deliserdang mengalami perubahan drastis dan nyaris sepi dibandingkan tiga bulan sebelumnya.

Pergerakan bisnis di Bandara Kualanamu juga goyang akibat dampak minimnya penumpang dan minat masyarakat ke Bandara. Puluhan penerbangan mengalami pembatalan setiap hari karena tidak ada penumpang.(wan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html