Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pangdam I BB Tegaskan Sumut Harus Bebas Narkoba

Tim Redaksi: Senin, 28 Januari 2019 | 15:55 WIB


PANTAI LABU | Pangdam I BB Mayjen Sabrar Fadhilah beserta jajaran Kodam I Bukit barisan berkomitmen tegas untuk bersama sama Instansi Kepala Daerah, Kepolisian, BNN dan masyarakat untuk membersihkan Sumatera Utara, khususnya Deliserdang dari pengaruh narkoba yang menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Program sosialisasi tentunya menjadi salah satu upaya memutus mata rantai jaringan pengedar maupun pengguna narkoba.

Hal ini di sampaikan Pangdam I BB dihadapan ribuan warga masyarakat Desa Rantau Panjang dan beberapa warga Desa di Kecamatan Pantai Labu Deliserdang dalam kegiatan peresmian kampung bebas Narkoba di Desa Rantau Panjang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deliserdang Senin, 28/01/2019 pagi sekitar pukul 10.00 wib.

Dalam amanatnya Mayjen Sabrar Fadhilah menekankan pentingnya kekuatan dan penguatan untuk kita menjegal pengaruh Narkoba di tengah tengah masyarakat. “Tadi sudah diawali dengan testimoni dalam pencanangan Desa Bebas dari pengaruh Narkoba dan sebagainya,saya merasa bangga atas komitmen ini,“ ucap Pangdam.


“Saya merasa senang sebagai generasi tua dapat mengajarkan yang baik baik bagi generasi muda penerus bangsa,dengan kegiatan ini untuk meningkatkan sosialisasi pada generasi penerus bangsa agar terhindar dari pengaruh Narkoba pentingnya kita bina dan berikan masukan pada keluarga maupun masyarakat luas bahwa Narkoba itu merusak mental, moral maupun massa depan generasi bangsa,” katanya.

Pangdam juga prihatin,bahaya pengaruh Narkoba sangat mengkhawatirkan saat ini,dan para pelaku pengedar narkoba ini selalu menggunakan cara cara baru untuk mengedarkan Narkoba merusak masyarakat.

Untuk itu, pemerintah daerah dan masyarakat harus terus melakukan langkah langkah penguatan melawan peredaran narkoba ini.

Bermacam jenis Narkoba yang beredar itu modusnya juga berasimilasi dengan jaman, ada yang berbentuk minuman,permen dan sebagainya.

Dan bagi yang sudah terpapar Narkoba saat ini disarankan pada masyarakat dan sekarang agar benar benar niat tidak lagi mengulangi hal hal yang demikian.

“Penekanan juga disampaikan, kalau upaya ini tidak bisa sendiri sendiri dilakukan aparat penegak hukum baik itu TNI,BNN maupun Polri namun semua pihak harus terlibat,yang harus bersatu memberi penguatan pada kita semua, setelah pencanangan Desa bebas Narkoba ini kita mencapai kebersihan,karena kalau sudah bersih tentunya masyarakat akan sehat,” katanya.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, mulai hari ini Desa Rantau Panjang Kecamatan Pantai Labu Deliserdang saya canangkan sebagai desa bersinar (bersih Narkoba-red)," pungkas Pangdam.

Usai memberikan pesan pesan dan arahan secara moral pada ratusan masyarakat, kepala Desa se Kabupaten Deliserdang, Camat Sedeliserdang, pimpinan SKPD Kabupaten Deliserdang, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Unsur Pemuda, Ormas, cendikiawan Muslim maupun para pelajar sekolah, Pangdam I BB bersama sejumlah pejabat utama Kodam I BB menyempatkan diri melihat beberapa bangunan sosial yang mendukung gerakan sosialisasi Desa bebas narkoba dan melihat lokasi usaha tambak udang dan ikan masyarakat dipesisir pantai Desa rantau panjang.

Acara peresmian Desa Bebas narkoba di Desa rantau Panjang Kecamatan pantai labu Deliserdang juga di hadiri oleh Dandim 0204 DS Letkol (Kav) Syamsul Arifin SE, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan,Ketua DPRD Deliserdang Ricky Pradana Nasution, Kapolres Deliserdang AKBP Eddy Suyantha Tarigan, Kepala BNNK Deliserdang AKBP Safwan Khayat, Pejabat Utama Kodam I BB, Kasdim 0204,Pejabat Utama Kodim 0204 DS, para Kapolsek jajaran,Para Danramil jajaran.

Acara juga di isi dengan deklarasi bersama warga masyarakat mengucapkan janji untuk menolak Narkoba dan akan membantu pihak berwajib memberantas peredaran narkoba di Desa mereka secara sungguh-sungguh.

Sebelumnya, Desa Rantau Panjang merupakan salah satu desa yang sangat rawan pengguna maupun pengedar narkoba, bahkan hingga siswa sekolah menengah sudah terbiasa menggunakan narkoba jenis sabu sabu dari faktor geografis wilayahnya di pesisir pantai dan banyak dermaga dermaga kecil yang dijadikan jalur penyeludupan narkoba menjadikan daerah itu sangat rawan, namun dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh penegak hukum,pemerintah setempat maupun daerah melakukan sosialisasi, tes urine dan penyuluhan tak henti hentinya hingga Desa Rantau Pajang kini dijadikan Desa bebas narkoba. (wan)



Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html