Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Masjid dan Rumah Warga Dibobol Maling di Padangsidimpuan Utara

Tim Redaksi: Kamis, 10 Januari 2019 | 20:06 WIB



PADANGSIDIMPUAN | Warga Kampung Jawa, Kelurahan Wek IV, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, keluhkan masalah keamanan dan kenyamanan di lingkungan mereka. Pasalnya warga sering mengalami kemalingan sehingga mengakibatkan keresahan pada sejumlah warga.



Tidak itu saja, selain rumah warga yang sering kemalingan, Masjid Baburahman yang berada di lingkungan tersebut ikut juga menjadi sasaran sang maling. Rumah ibadah kaum muslim tersebut kehilangan beberapa barang yakni kotak amal berisikan uang,  jam dinding dan vacum cleaner (pembersih debu), kemalingan tersebut terjadi pada bulan Desember 2018 lalu.

Dalam hal ini warga kampung jawa lingkungan I kelurahan Wek IV sangat geram akan seringnya kemalingan dilingkungan mereka hingga sampai ke rumah ibadah, dilihat dari wataknya sepertinya pelaku tidak pandang bulu dalam melakukan aksinya.

RB, warga kampung jawa lingkungan I kelurahan Wek IV yang merupakan salah satu pernah menjadi korban kemalingan, kepada metro-online.co Ia menceritakan bahwa tenda gulung ditempat usaha miliknya dicuri orang hingga tidak lama akhirnya tenda miliknya ditemukan dan dikembalikan oleh pelaku karena ketahuan, anehnya lagi pelaku pencurian ini merupakan beberapa oknum  pemuda yang merupakan warga setempat itu sendiri.

Kemalingan yang menimpa dirinya ini, Ia meminta agar kejadian yang dialaminya tidak terjadi kepada warga lainnya lagi dan ini kedepannya harus diberikan lagi tindakan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku supaya menjadi efek jera nantinya

"Sebagai warga yang pernah kemalingan saya mengharapkan adanya tindakan hukum sebagai efek jera, namun perlu kiranya adanya solusi agar para anak anak muda ini diberikan pelatihan skill wirausaha dari dinas terkait.agar mereka terhindar dari prilaku negatif termasuk mengonsumsi narkoba. karena bagaimanapun mereka punya hak yang sama membangun negara ini." pinta RB kepada metro-online.co, Rabu (09/02/2019).

Disamping itu, selain RB ada juga beberapa  warga di dikampung jawa yang sudah pernah mengalami hal yang sama dimana sejumlah warga ini pernah mengalami kehilangan seperti,  perhiasan, uang, handphone, televisi, timbangan, sembako, ayam ternak, sandal, lampu teras rumah dan beberapa benda lainnya. Anehnya lagi menurut informasi yang didapatkan dari beberapa warga bahwa, pelakunya ini di duga merupakan oknum pemuda yang merupakan warga setempat yang Notabenenya mereka tidak memiliki perkerjaan alias pengangguran.



Sementara kepala lingkungan I kelurahan Wek IV Lokot Matopani Piliang, menjelaskan bahwa kasus kemalingan ini benar terjadi dan Pihaknya, lurah beserta warga sudah melakukan musyawarah dan mufakat untuk membuat kesepakatan bahwa, jika hal ini masih terjadi maka akan dilaporkan kepihak yang berwajib, walaupun pelaku merupakan warga setempat dan tidak akan diselesaikan lagi secara kekeluargaan sebagaimana dilakukan waktu sebelumnya.

"kita sudah megundang dan mengajak warga mulai dari tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh pemuda, lurah dan warga lainnya untuk musyawarah dan dibuat kesepakatan bersama, jika ini terjadi lagi maka akan langsung dilaporkan kepihak berwajib dan keputusan itu disetujui warga. Ini gunanya untuk menjadikan efek jera kepada pelaku" jelas kepala lingkungan I kepada metro-online.co, Kamis, (10/01/209).

Dari keterangan yang didapat masyawarah tersebut dilaksanakan pada Rabu, 19 Desember 2018 lalu, bertempat di Masjid Baburrahman kelurahan Wek IV,  adapun kesepkatan warga tersebut menghimbau " barang sipa melakukan kejahatan dan menimbulkn keresahan warga lingkungan I kelurahan Wek IV kecamatan Padangsidimpuan Utara,  akan dilaporkan kepada pihak yang berwajib untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku." himbauan ini sudah disebarluaskan di wilayah lingkungan I kelurahan Wek IV untuk diketahui warga.

Dalam hal ini lurah kelurahan Wek IV Subandi Adlan Siregar sangat mendukung dan mengapresiasi warga atas kesadaran dalam membuat suatu keputusan bersama demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan bersama. Ia juga menegaskan siapaun pelakunya sudah pantas ditindak tegas dan mendapatkan hukuman sesuai dengan perbuatannya.

"saya sangat setuju dan akan terus mendukung upaya yang dilakukan warga dalam menciptakan keamana dan kenyaman di daerah ini, dan jika ada yang membuat keresahan di daerah ini, maka pantasnya pelaku diberikan tindakan tegas agar dilaporkan kepihak yang berwajib untuk diproses sesuai hukum yang berlaku, agar kedepannya tidak lagi terjadi dan ini akan membuat efek jera nantinya," tegas Subandi.

Terkait maraknya kasus kemalingan yang menimpa rumah warga dan Masjid di kampung jawa ini, warga dan pihak kelurahan sudah bersinegi bersama dengan pihak kepolisan kota Padangsidimpuan dan sudah membuat laporannya untuk segera ditindak lanjuti.  (Syahrul)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html