Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Panwaslu Teluk Mengkudu Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Masyarakat

Tim Redaksi: Rabu, 12 Desember 2018 | 23:40 WIB

SERGAI, - Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu), baik Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) yang berlangsung bersamaan pada 17 April 2019 mendatang.

Masyarakat diharapkan dapat melakukan pengawasan dalam pelaksanaan Pemilu, sehingga Pemilu ke depan berjalan dengan sukses, aman damai serta bersih dari sebelumnya.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Teluk Mengkudu, Hariyono. S.Kom dalam sambutannya membuka Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif  yang diikuti oleh Tokoh Masyarakat, Agama, Pemuda di Sekretariat Panwaslu Teluk Mengkudu, Dusun V Desa Pekan Sialang Buah, Rabu (12/12/2018).

Lebihlanjut Hariyono mengatakan, inti dari Sosialisasi  Pengawasan Partisipatif  ini  untuk melakukan tiga unsur, Pencegahan, Penindakan dan Pemutusan yang diharapkan dapat  menarik keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaannya.

Pencegahan menurut Hariyono, merupakan hal harus dilakukan dengan melibatkan peran serta masyarakat, tidak serta merta melakukan tindakan tetapi dengan melihat situasi rekan kerja dimasyarakat.

Sementara Penindakan adalah hal hal pelanggaran Pemilu yang terjadi dimasyarakat, termasuk penyelenggara Pemilu  serta masyarakat, maka akan dilakukan tindakan.

"Penindakan yang kami lakukan adalah hal hal yang tidak bisa dicegah lagi, seperti permainan suara  baik di tingkat KPPS maupun PPS serta yang terjadi dimasyarakat", ucap Hariyono.

Yang terakhir, kata Hariyono adalah pemutusan atau keputusan. Setelah dilakukan tindakan terhadap suatu kasus,  maka Panwas Teluk Mengkudu akan melimpahkanya kepada Bawaslu Kabupaten.

Di samping itu kata Dia, jika ada masyarakat yang melaporkan pelanggaran maka akan dilakukan tindakan namun harus disertai dengan bukti - bukti dan saksi lengkap sesuai dengan persyaratannya.

"Untuk laporan nanti adalah perlu barang bukti, saksi 2 orang dan pelaporan minimal 17 dibuktikan dengan KTP, setelah memenuhi syarat baru akan dilakukan tindakan", ujar Hariyono.

Sedangkan kepada seluruh stakeholder Hariyono  berharap dapat bekerjasama dan berperan aktif dalam pengawasan Pemilu, sehingga pelaksanaan Pemilu nantinya akan berlangsung kondusif.

Dikesempatan yang sama Kapolsek  Teluk Mengkudu, AKP J.H Tarigan, mengungkapkan kegiatan sosialisasi pengawasan Pemilu sangat penting karena akan menjelaskan hak hak masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu nantinya.

Olehkarenya, Dia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik, agar memahami apa yang disampaikan sehingga dapat berperan dalam kegiatan yang dimaksud.

Dia juga berpesan agar masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri jika terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu namun seyogyanya dapat berkoordinasi dengan Panwas.

"Setau kami proses pengawasan Pemilu sangat singkat, namun apapun peristiwa yang terjadi, kami harapkan jangan mengambil tindakan sendiri sendiri, tapi kami sarankan untuk menggunakan melakukan koordinasi dengan Panwas", pungkasnya.


Kepala Sekretariat Panwascam Teluk Mengkudu, Ahmad Muhajir,SH,MSi mengatakan kegiatan ini adalah merupakan sosialisasi guna menyampaikan pesan-pesan ditengah masyarakat dalam fungsi pesta demokrasi.


Jangan gara-gara berbeda pilihan kita memecahkan kekeluargaan. Maka untuk itu, mari kita ciptakan dengan suasana Pemilu yang kondusif dan damai, paparnya.


Sementara Ketua PPK Kecamatan Teluk Mengkudu Budi, S.Pd.I menuturkan kami ingin membangun kerjasama dalam pengawasan Pemilu 2019 dan bagi masyarakat ingin mengetahui data pemilih agar melihat langsung ke desanya masing-masing.(yr)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html